| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas air di gugus Pulau Pari berdasarkan parameter fisika-kimia perairan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengelolaan sumberdaya perairan di gugus Pulau Pari.
Berdasarkan hasil analisis komponen utama didapatkan tiga kelompok stasiun yaitu kelompok satu terdiri dari stasiun satu (Pulau Pari), stasiun dua (Pulau Pari), stasiun empat (Pulau Burung) dan stasiun enam (Pulau Tikus) dicirikan oleh nilai amonia- nitrogen (NH-N), nitrit - nitrogen (NO₂-N), suhu dan pH yang relatif sama. Kelompok dua terdiri dari stasiun lima (Pulau Tikus) dicirikan oleh nilai nitrat - nitrogen (NO,-N) yang lebih tinggi dari stasiun lain. Kelompok tiga terdiri dari stasiun tiga (Pulau Burung) dicirikan oleh nilai ortofosfat yang lebih tinggi dari stasiun lain.
Berdasarkan hasil pengelompokan stasiun dengan menggunakan indeks Canberra didapatkan ada tiga pengelompokan stasiun pada derajat kesamaan 92,5%. Kelompok satu terdiri dari stasiun satu (Pulau Pari) dan stasiun dua (Pulau Pari) dicirikan oleh nilai pH yang sama yaitu sebesar 8,0. Kelompok dua terdiri dari stasiun empat (Pulau Burung), stasiun lima (Pulau Tikus) dan stasiun enam (Pulau Tikus) dicirikan oleh nilai parameter fisika-kimia yang relatif sama, seperti suhu, pH.
amonia- nitrogen dan ortofosfat. Kelompok tiga terdiri dari stasiun tiga (Pulau
Burung) dicirikan oleh nilai ortofosfat yang lebih tinggi dari stasiun lain.
Hasil evaluasi kualitas air dengan menggunakan metode STORET
menunjukkan bahwa kondisi fisika-kimia air di perairan gugus Pulau Pari berada pada kisaran status baik (-10) dan secara deskriptif sebagian besar parameter fisika-
kimia air tergolong baik dan masih memenuhi syarat baku mutu air laut untuk biota
laut berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No: 51 tahun 2004. | id |