| dc.description.abstract | Unit penangkapan dogol yang berbasis di Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon berjumlah 5 unit, namun pada tahun 2005 jumlah produksinya mencapai 28 % dari total produksi seluruh alat tangkap, sehingga memberikan konstribusi yang signifikan dalam pembangunan di wilayah tersebut. Produktivitas alat tangkap tersebut merupakan hal yang penting untuk dikaji mengingat jaring arad yang jumlah armadanya lebih banyak dari dogol telah dilarang pengoperasiannya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai April 2007 dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai produktivitas, mendeskripsikan unit penangkapan dogol, produktivitas dan komposisi hasil tangkapan serta preferensi hasil tangkapan unit penangkapan dogol di Desa Karangreja, Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode pengambilan responden yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan berupa analisis produktivitas dan preferensi hasil tangkapan. Hasil tangkapan dogol selama penelitian terdiri dari 12 spesies yang terbagi
menjadi 6 spesies ikan demersal, 4 spesies ikan pelagis, 1 spesies moluska dan 1
spesies krustase. Hasil tangkapan dominan adalah ikan pepetek (Leiognathus sp).
Nilai produktivitas unit penangkapan dogol yang diikuti selama penelitian adalah
259,26±76 kg/trip, 14,40 ± 4,28 kg/hauling dengan rata-rata jumlah hauling per trip
18 kali. Nilai produktivitas berdasarkan waktu operasi adalah 34,57 ± 10,26
kg/jam/trip dengan rata-rata waktu beroperasi 7,5 jam per trip. Nilai produksi
mempengaruhi nilai produktivitas. Sedangkan nilai produksi disebabkan oleh jumlah
setting dan hauling dalam satu trip operasi penangkapan, lama setting yang berkisar
10-20 menit serta lama hauling yang dipengaruhi oleh kecepatan penarikan
menggunakan gardan. Rata-rata nilai indeks keanekaragaman shannon selama
penelitian adalah sebesar 0,43. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dogol
merupakan alat tangkap yang memiliki preferensi tinggi dalam menangkap sejumlah
spesies dan tidak spesifik menangkap suatu spesies tertentu. | id |