Show simple item record

dc.contributor.advisorAlamudi, Aam Agam
dc.contributor.advisorIndahwati
dc.contributor.authorWiratin, Rini Repa
dc.date.accessioned2023-11-01T01:02:22Z
dc.date.available2023-11-01T01:02:22Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129529
dc.description.abstractUpaya pemulihan ekonomi untuk menanggulangi krisis telah dilakukan oleh pemerintah melalui langkah-langkah kebijakan yang bersifat menyeluruh. Upaya tersebut menyangkut program stabilitasi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal serta program reformasi dibidang keuangan dan sektor riil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa IPB terhadap upaya pemulihan ekonomi di Negara Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, secara umum mahasiswa menyatakan bahwa krisis ekonomi berdampak besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. Persepsi ini terkait dengan tingkat pendidikan orang tua (P-value 0,176) dan aktivitas mahasiswa (P-value 0,076). Di antara mereka yang paling besar persentase menyatakan hal tersebut adalah mahasiswa dengan pendidikan orang tua SMP (83,3%), mahasiswa yang mempunyai aktivitas (69,9%) sedangkan mahasiswa yang menyatakan bahwa dampak krisis tersebut biasa saja/kecil yang paling besar persentasenya adalah mahasiswa dengan tingkat pendidikan orang tua Diploma (44,7%), S2/S3 (46,2%) dan mahasiswa yang tidak mempunyai aktivitas (58,8%). mia milik IPB University Secara umum mahasiswa berpandangan dampak terbesar yang ditimbulkan krisis adalah masalah pengangguran dan banyaknya orang yang berada dibawah garis kemiskinan. Persepsi mahasiswa terhadap usaha-usaha yang telah dilakukan pemerintah sebagai upaya pemulihan ekonomi dirasakan masih kecil dan belum menunjukkan hasil yang optimal. Hal tersebut terkait dengan asal daerah (P- value 0.114) dan aktivitas mahasiswa (P-value 0,148). Di antara mereka yang paling besar persentase menyatakan hal tersebut adalah mahasiswa dengan asal daerah Jad:botabek (44,5% ). Jawa (58.79%) dan mahasiswa yang tidak mempunyai aktivitas (41.1%) sedangkan mahasiswa yang menyatakan bahwa usaha pemerintah tersebut sudah besar biasa saja yang paling besar persentasenya adalah mahasiswa dengan asal daerah Luar Jawa (50%) dan mahasiswa yang mempunyai aktivitas (21,9%) Mengenai pemilu 2004 mahasiswa berpersepsi bahwa kondisi politik tersebut akan memberikan pengaruh negatif terhadap upaya pemulihan ekonomi. Menurut mahasiswa IPB beberapa aspek yang dapat dipertimbangkan dalam upaya pemulihan ekonomi meliputi 4 faktor yaitu (1) reformasi struktural untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan pasar eksport. (2) restrukturisasi sistem perbankan yang salah satunya untuk meningkatkan akses usaha kecil dan membangun ekonomi daerah, (3) reformasi perpajakan, pengurangan subsidi, program komersialisasi dan meningkatkan harga secara bertahap dengan jadwal yang jelas, dan (4) menjaga ketimpangan antara kota dan desa. Namun demikian hal yang terpenting dalam pemulihan ekonomi adalah memperbaiki moral dari masyarakat Indonesia dari atas sampai bawah sehingga terwujud pemerintahan yang jujur dan adil.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcStatisticsid
dc.titlePersepsi mahasiswa S1 IPB terhadap pemulihan ekonomi negara Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordEconomic recovery effortsid
dc.subject.keywordcomprehensive policyid
dc.subject.keywordfiscal policy stabilizationid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record