| dc.description.abstract | HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan kemudian menimbulkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). HIV menyerang sel-sel tertentu dalam sistem kekebalan tubuh yang disebut dengan sel CD4. Nilai hitung CD4 mereplikasikan tingkat defisiensi imun penderita HIV.
Penelitian ini menghasilkan model ordinal logit dan nilai peluang untuk melihat kecenderungan pasien penderita HIV masuk ke dalam berbagai tingkat viral load (jumlah kuantitatif RNA HIV) dan tingkat defisiensi imun. Selain itu digunakan pula metode CHAID untuk menelusuri karakterisitik penciri pasien penderita HIV.
Hasil perhitungan peluang model ordinal logit viral load menunjukkan bahwa dari 6 macam karakteristik pasien diketahui bahwa pasien yang tidak melakukan terapi, berstatus tidak/belum menikah dan bukan pelajar/mahasiswa mempunyai peluang terbesar masuk ke tingkat viral load tinggi (>50000) serta peluang terkecil masuk ke tingkat viral load rendah (<10000). Sementara hasil perhitungan peluang model ordinal logit CD4 menunjukkan bahwa dari 18 macam karakteristik pasien, diketahui bahwa pasien yang melakukan terapi, mempunyai viral load >50000, berumur >29 tahun, terinfeksi HIV melalui hubungan sex, belum/tidak menikah, pendidikan terakhir perguruan tinggi, dan bukan pelajar/mahasiswa mempunyai peluang terbesar masuk ke tingkat defisiensi imun berat (stadium AIDS).
Hasil analisis CHAID menunjukkan bahwa peubah pertama yang paling signifikan dalam membedakan tingkatan defisiensi imun pasien adalah cara penularan. Berdasarkan cara penularan HIV, pasien dikelompokan ke dalam dua kelompok yaitu kelompok yang terinfeksi HIV melalui hubungan sex dan kelompok yang terinfeksi HIV melalui narkoba suntikan. Lebih lanjut, kelompok yang terinfeksi HIV melalui hubungan sex dibedakan berdasarkan pekerjaan. Berdasarkan pekerjaannya pasien dikelompokan ke dalam dua kelompok yaitu pasien pelajar/mahasiswa dan pasien non pelajar/mahasiswa. | id |