Show simple item record

dc.contributor.advisorKusumastuti, Yatri Indah
dc.contributor.advisorSobari, Moch. Prihatna
dc.contributor.authorIndrayanto, Yanuar
dc.date.accessioned2023-10-30T23:48:15Z
dc.date.available2023-10-30T23:48:15Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129235
dc.description.abstractSelama ini pendidikan Sekolah Dasar yang diberikan kepada anak-anak nelayan di Kepulauan Seribu masih berlandaskan kurikulum lama dan belum berbasis pada sektor kelautan. Hal ini memb uktikan bahwa sistem kurikulum Sekolah Dasar yang ada di Kepulauan Seribu khususnya di Pulau Pramuka masih menganut paradigma lama yang lebih berorientasi pada konsep negara agraris. Padahal Indonesia merupakan negara maritim dengan taut yang sangat luas, mencapai 5,8 juta km2 dan pantai sepanjang 81.000 km. Minimnya pendidikan kelautan berkaitan erat dengan kebijakan pembangunan di Indonesia, termasuk pembangunan di bidang pendidikan yang dulunya lebih berorientasi ke darat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan aspek kognitif dan afektif da1am penyampaian mata pelajaran "Pesisir dan Laut Kita" serta mengetahui materi muatan lokal dan strategi pengembangan pelajaran kelautan yang dianggap cocok. Metode yang digunakan metode experimental research atau riset eksperimen. Pada penelitian ini kelompok subjek yang diteliti dan menerima perlakuan tertentu adalah murid kelas 5 SON Pulau Panggang 02 Pagi. Materi yang diajarkan adalah materi hasil modifikasi dari materi asli mata pelajaran Pesisir dan Laut Kita buatan Coremap - UPI dengan kondisi lingkungan yang ada di Pulau Pramuka. Materi tersebut sangat cocok diterapkan di SON Pulau Panggang 02 Pagi. Kendala penyampaian materi pada penelitian kali ini adalah masalah cuaca, terutama pada saat sesi kedua di luar kelas Pada umumnya materi yang disampaikan dinilai sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan dan masyarakat di lokasi penelitian, terutarna topik mengenai ekosistem perairan laut dangkal (terumbu karang, mangrove dan lamun) serta jenis-jenis masalah yang terjadi di Pulau Pramuka. Selain itu metode pengajaran yang efektif dan cocok diterapkan pada siswa kelas 5 SDN Pulau Panggang 02 Pagi adalah metode permainan dan pengamatan lapang. Dengan memperhatikan terjadinya kecenderungan peningkatan nilai pretest dan posttest maka dapat dinyatakan bahwa telah terjadi perubahan kognitif dan afektif pada siswa, terutama pada topik-topik yang berkaitan dengan Ekosistem Terumbu Karang. Efektivitas penyampaian mata pelajaran pesisir dan laut yang mengacu pada kurikulurn berbasis kompetensi dan disampaikan secara berkesinambungan dalam waktu singkat dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut, yaitu materi, metode, alat dan bahan penunjang pengajaran, suasana belajar serta tingkat stress.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcPelajaran pesisirid
dc.subject.ddcSiswa sekolah dasarid
dc.titlePenerapan Mata Pelajaran Pesisir dan Laut Berbasis Kompetensi bagi Siswa Sekolah Dasar di Pulau Pramuka, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribuid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record