| dc.contributor.advisor | Rizki, Fifi Diana | |
| dc.contributor.author | Sabrian, Rizki | |
| dc.date.accessioned | 2023-10-29T00:46:54Z | |
| dc.date.available | 2023-10-29T00:46:54Z | |
| dc.date.issued | 2010 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129029 | |
| dc.description.abstract | Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dianugerahi
kekayaan alam melimpah sehingga Riau merupakan salah satu provinsi yang
memiliki pendapatan daerah yang tinggi di Indonesia tetapi kekayaan alam
tersebut tidak semuanya tersebar di semua kabupaten yang ada di Provinsi Riau.
Beberapa kabupaten/kota memiliki kekayaan alam yang tinggi sehingga
pendapatan daerah yang dimiliki juga tinggi tetapi beberapa kabupaten/kota yang
lain tidak memiliki kekayaan alam yang tinggi akibatnya daerah tersebut memiliki
pendapatan daerah yang rendah. Daerah yang memiliki pendapatan daerah yang
rendah dapat dikategorikan sebagai daerah miskin sedangkan daerah yang
memiliki pendapatan daerah yang tinggi dikategorikan sebagai daerah kaya.
Melalui penelitian ini penulis ingin menganalisis apakah terdapat kecenderungan
daerah miskin yang ditunjukkan dengan beberapa kabupaten yang memiliki
PDRB per kapita yang rendah mampu mengejar ketertinggalannya dari daerah
kaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis terjadinya konvergensi
pendapatan antar kabupaten/kota di Provinsi Riau selama periode 2001-2008.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder periode
2001-2008 yang mencakup wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang
berjumlah sembilan kabupaten dan dua kota. Jenis data yang akan dianalisis
berupa data panel yang terdiri dari data time series dan cross section antar
kabupaten/kota berupa data PDRB per kapita atas dasar harga konstan tahun 2000
migas dan non migas ditambah dengan data melek huruf Provinsi Riau. Penelitian
ini menjadikan wilayah Provinsi Riau dengan kabupaten/kota sebagai unit
analisis. Pelaksanaan penelitian dilakukan dari bulan Maret – Mei 2010.
Alat analisis yang digunakan adalah metode sigma convergence dan beta
convergence. Sigma convergence mengukur tingkat dispersi dari PDRB per kapita
dengan menghitung standar deviasi dan koefisien variasi dari logaritma PDRB per
kapita sedangkan pada analisis beta convergence akan dilihat konvergensi mutlak
dan konvergensi bersyaratnya. Analisis konvergensi mutlak menggunakan analisis
regresi sederhana yang menggunakan data pertumbuhan regional sebagai variabel
tak bebas dan PDRB per kapita awal (initial level of per capita income) sebagai
variabel bebas sedangkan untuk mengetahui konvergensi bersyarat maka
digunakan regresi berganda dengan tambahan variabel bebas data-data komponen
signifikan yang dalam penelitian ini tambahan variabel tersebut berupa variabel
pendidikan yakni tingkat melek huruf… | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University (IPB) | id |
| dc.subject.ddc | Economics and management | id |
| dc.subject.ddc | Economics and development studies | id |
| dc.title | Analisis konvergensi pendapatan antar kabupaten/kota di Provinsi Riau | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Sigma convergence | id |
| dc.subject.keyword | Beta convergence | id |
| dc.subject.keyword | GDP per capita | id |
| dc.subject.keyword | literacty number | id |
| dc.subject.keyword | Bogor Agricultural University | id |
| dc.subject.keyword | Institut Pertanian Bogor | id |
| dc.subject.keyword | IPB | id |