Show simple item record

dc.contributor.advisorSoebrata, Betty Marita
dc.contributor.advisorSuryadi, Yadi
dc.contributor.authorSusriani
dc.date.accessioned2023-10-27T02:04:22Z
dc.date.available2023-10-27T02:04:22Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128840
dc.description.abstractKitosan merupakan polimer alam yang dapat digunakan sebagai antifungi. Sifat antifunginya dapat ditingkatkan dengan mengecilkan ukuran menjadi nanopartikel dengan metode gelasi ionik dan menambahkan metabolit sekunder tanaman seperti ekstrak rimpang kunyit. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan formula nanopartikel kitosan-ekstrak rimpang kunyit yang terbaik untuk menghambat penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum gloeosporioides pada buah pepaya. Efektivitas terbaik nanopartikel kitosan-ekstrak rimpang kunyit terhadap jamur tersebut secara in vitro dan in vivo menunjukkan bahwa formula terbaik nanopartikel ialah kitosan:ekstrak (5:5), dengan tingkat hambat relatif 64.71% dan luas koloni jamur 27%. Berdasarkan penciriannya, formula terbaik memiliki rerata ukuran partikel 654.35.6 nm, indeks polidispersitas 0.3270.041, dan zeta potensial 47.21.0 mV.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agriculture University (IPB)id
dc.subject.ddcMathematics and Natural Sciencesid
dc.subject.ddcChemistryid
dc.titleFormulasi Nanopartikel Kitosan-Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma longa) untuk Menghambat Antraknosa pada Buah Pepayaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordantifungalid
dc.subject.keywordchitosanid
dc.subject.keywordnanoparticlesid
dc.subject.keywordturmeric rhizomeid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record