Show simple item record

dc.contributor.advisorFarmayanti, Narni
dc.contributor.advisorSobari, Moch. Prihatna
dc.contributor.authorHadiastuty, Harnita
dc.date.accessioned2023-10-27T00:28:59Z
dc.date.available2023-10-27T00:28:59Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128738
dc.description.abstractPenelitian mengenai kegiatan perencanaan produksi tuna beku optimal Harini Asribahari dilakukan karena terdapat beberapa kendala yang dihadapi calam kegiatan proses produksi, khususnya dalam memperoleh sumberdaya yang ada. Hal ini membatasi perusahaan dalam memperoleh keuntungan yang aksimum. Perencanaan produksi yang optimal dapat diperoleh melalui metode near programming dengan menggunakan program komputer LINDO. Penggunaan model program linear ini berkaitan dengan penentuan fungsi tujuan, penentuan jenis Kegiatan dan penentuan fungsi pembatas. Fungsi tujuan berupa memaksimumkan keuntungan dari kegiatan produksi tuna beku, aktivitas yang diperhatikan adalah aktivitas dari produksi tuna beku, sedangkan fungsi pembatas terdiri atas Ketersediaan bahan baku, kapasitas ruang pembekuan dan penyimpanan, dan anggaran tenaga kerja yang tersedia di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rumusan perencanaan produksi optimal PT Harini Asribahari yaitu kombinasi produksi optimal yang memberikan keuntungan maksimum bagi perusahaan, dengan memperhatikan faktor-faktor kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan produksi yang dilakukan di atas Kapal KM Leon PT Harini Asribahari secara keseluruhan belum optimal. Perusahaan telah berproduksi secara optimal hanya pada produk ekspor dan produk non ekspor sirip, sedangkan untuk produk non ekspor reject pada kondisi optimal sebaiknya tidak perlu diproduksi karena hanya mengurangi tingkat keuntungan perusahaan. Pada kondisi aktual, perusahaan tidak mungkin tidak memproduksi jenis produk reject, karena perolehan bahan baku diperoleh dari hasil penangkapan yang dilakukan sendiri oleh perusahaan. Oleh karena itu sebaiknya perusahaan mengolah tersendiri produk reject, sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan harga jual, yang pada akhirnya meningkatkan keuntungan. Pada kondisi optimal diketahui bahwa sumberdaya tidak sepenuhnya digunakan dalam proses produksi, hanya bahan baku untuk produk ekspor dan sirip yang habis digunakan. Untuk kapasitas ruang pembekuan, penyimpanan dan anggaran tenaga kerja tidak sepenuhnya terpakai. Pengaruh perubahan kurs yen dan kenaikan harga BBM pada tahun 2003, mengakibatkan kenaikan pada harga jual dan biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan. Hal ini tidak megurangi keuntungan, sebaliknya menambah tingkat keuntungan dalam jumlah kecil, sehingga apabila perusahaan ingin menambah keuntungan lebih besar sebaiknya perusahaan bernegosiasi kembali dengan pihak pelanggan untuk meningkatkan harga jual produk ekspor lebih besar dari 300 yenid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcproduction processid
dc.titleOptimalisasi produksi tuna beku pt Harini asribahari, Jakarta utaraid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordproduction planningid
dc.subject.keywordfrozen tunaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record