| dc.description.abstract | Di dalam mendesain suatu kapal perikanan biasanya mempertimbangkan tujuan
penangkapan, proses penangkapan, karakteristik perairan dan penyimpanan hasil
tangkapan. Untuk rancangan umum (general arrangement), rencana garis (lines
plan), dan gambar konstruksi yang menampilkan fasilitas dan kelengkapan kapal
secara umum, dari sudut pandang atas dan samping. Pembuatan kapal jaring kejer
(gillnet) dibuat secara tradisional dengan mencontoh kapal yang dibuat lebih dulu,
sehingga panjang, lebar dan bentuknya hampir sama. Ukuran panjang berkisar antara
9,32 - 9,68 m, lebar berkisar antara 2,38 - 2,85 m, dan dalam berkisar antara 0,64 -
0,85 m. Kapal mempunyai bentuk V pada haluan dan buritan sedangkan berbentuk U
pada bagian midship.
Nilai-nilai parameter hidrostatik cenderung meningkat dengan bertambahnya
draft. Hal ini terjadi karena dengan bertambahnya draft kapal, semakin banyak
muatan diatas kapal, rnaka luas area badan kapal yang terendam air semakin besar
sehingga menyebabkan nilai-nilai parameter hidrostatik semakin besar. Untuk nilai
LCB, BM, KM, BML dan KML cenderung menurun seiring dengan bertambahnya
draft.
Dari garnbar lines plan kapal jaring kejer (gillnet) bagian haluan dan buritan
mempunyai bentuk badan ramping yang lancip pada ujungnya . Hal ini karena
karakteristik fishing base yang padat dengan kapal dan perairan dangkal berlumpur.
Bentuk kapal mempunyai tingkat kegeniukan sedang yang kurang· baik untuk operasi
penangkapan ikan dengan alat tangkap pasif. Dengan menggunakan kurva hidrostatik
kita dapat membangun kapal baru sesuai dengan parameter-parameter yang
dikehendaki. Tinggi maksimum pada saat kapal ke fishing ground, kondisi ½ penuh
dan palkah 100% tidak ada perubahan yang berbeda jauh. Hal ini dikarenakan beban
perbekalan hampir sama dengan hasil tangkapan. | id |