Show simple item record

dc.contributor.advisorAswidinnoor, Hajrial
dc.contributor.authorAsih, Lintang Anggoro
dc.date.accessioned2023-10-25T11:29:06Z
dc.date.available2023-10-25T11:29:06Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128388
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya hasil beberapa galur F7 harapan dan genotipe-genotipe yang diuji pada dua lokasi, yakni Kebun Percobaan Babakan Darmaga dan Jasinga pada bulan Februari 2004-November 2004. Percobaan menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak satu faktor dengan perlakuan genotipe yang terdiri dari 17 genotipe F1 dan 2 varietas pembanding yakni Way Rarem dan Limboto yang diulang sebanyak 3 kali pada 2 lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi penanaman tidak terlalu optimal, yang digambarkan dari hasil produksi varietas pembanding yang relatif rend.ah bila dibandingkan dengan deskriptif dari varietas tersebut dalam kondisi yang cukup optimal. Hal ini disebabkan oleh faktor lingkungan seperti hama dan penyakit tanaman, curah hujan, kekeringan serta kondisi cekaman Al didaerah Jasinga Galur-galur yang diuji menunjukkan basil produksi gabungan yang tidak berbeda dengan varietas pembanding, namun terdapat enam galur yang menunjukkan basil produksi yang lebih_ baik. Galur-galur tersebut adalah galur HbCr27-d-1j-2-1, KmSg13-d-9-4-1-1, SmGm23-d-1j-2-1, WrSg8-d-2j-1-4, HbCr27-d-3j-1-1, HbGg29-d-2j-1-1. Disisi lain basil produksi di Babakan Darmaga lebih tinggi dibandingkan Jasinga Galur-galur yang diuji pada 2 lokasi secara umum menunjukkan hasil yang lebih baik daripada varietas pembanding. Hasil produksi yang baik ini dikarenakan dukungan karakter-karakter agronomi menunjang basil yang menonjol daripada varietas pembanding. Karakter-karakter tersebut adalah panjang malai, jumlah gabah total, jumlah gabah bemas dan bobot seribu butir. Narnun galur-galur yang diuji ini juga memiliki kelemahan seperti tinggi tanaman yang relatif tinggi, jumlah anak:an yang tidak sesuai dengan padi tipe ideal dan persen gabah hampa yang masih relatif tinggi. Dari 17 galur-galur yang diuji tidak semuanya mempunyai karakter yang terbaik, disarnping itu berdasarkan pemaparan karakter-karakter agronomi didapatkan bahwa dalam satu galur terdapat karakter yang baik dan terdapat juga karakter yang kurang baik. Namun secara keseluruhan, galur-galur yang diuji memberikan hasil produksi yang setara bahkan lebih baik dari varietas pembanding. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah terdapat 6 galur yang mempunyai hasil produksi gabungan yang lebih bailc dari varietas pembanding dan basil produksi galur-galur yang diuji di lokasi Babakan Darmaga menunjukkan basil yang lebih baik daripada lokasi Jasinga.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcPadi gogoid
dc.titlePengujian Daya Hasil Lanjutan Padi Gogo di Dua Lokasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record