| dc.description.abstract | Komposisi unsur-unsur dalam darah diduga berkaitan dengan timbulnya hipertensi. Dalam penelitian ini, unsur dalam cuplikan butir darah hipertensi dan non-hipertensi dianalisis menggunakan metode analisis aktivasi neutron (AAN). Analisis kualitatif menunjukkan 34 unsur berhasil dideteksi dalam cuplikan butir darah hipertensi dan 38 unsur pada non hipertensi. Namun, dari jumlah tersebut hanya sembilan unsur layak dianalisis secara kuantitatif, yang memiliki kesalahan penghitungan kurang dari 10%, yaitu Na, Cl, K, Br, Zn, Rb, Co, Fe, dan Cs. Konsentrasi unsur-unsur tersebut dalam butir darah hipertensi berturut-turut sebesar 5665,87; 6460,70; 6630,71; 11,85; 29,78; 27,79; 0,56; 2522,50; dan 0,33 mg/kg. Sementara, konsentrasi dalam butir darah non hipertensi masing-masing sebesar 4615,37; 6677,14; 6657,36; 11,53; 26,87; 27,43; 0,34; 18440,4; dan 0,18 mg/kg. Berdasarkan hasil uji regresi logistik biner, unsur Co dan Cs memiliki hubungan positif terhadap timbulnya penyakit hipertensi. Sebaliknya, unsur Fe memiliki hubungan negatif. | id |