Show simple item record

dc.contributor.advisorSyukur, M
dc.contributor.advisorSurahman, Memen
dc.contributor.authorSejati, Scondary Putri
dc.date.accessioned2023-10-25T01:01:48Z
dc.date.available2023-10-25T01:01:48Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128137
dc.description.abstractPertanaman semangka di persemaian dan lapang kurang baik. Selain akibat kolkisin, dipengaruhi pula oleh faktor lingkungan dan cuaca yang kurang mendukung. Dari hasil uji F diketahui tidak terdapat perbedaan yang nyata di antara perlakuan kolkisin yang diberikan. Kondisi awal pertanaman semangka penelitian II cukup baik. Hal ini didukung dengan kondisi cuaca yang baik. Tetapi pada fase vegetatif terkena banjir dan gangguan hama. Dari hasil uji F, pada penelitian II terdapat perbedaan yang sangat nyata pada perlakuan genotipe dengan kolkisin (K) saat 3 MST, pada peubah panjang batang tanaman. Perbedaan sangat nyata juga terjadi pada peubah jarak buah saat panen. Perbedaan yang nyata terdapat pada peubah jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan diameter batang, pada perlakuan dengan kolkisin (K). Dilihat dari nilai rataan, genotipe 9-2 memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan genotipe yang lain pada peubah panjang batang tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan diameter batang. Warna daunnya juga lebih gelap pada perlakuan dengan kolkisin, dibandingkan tanpa kolkisin.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcKolkisin Genotipe semangkaid
dc.titlePengaruh perlakuan kolkisin pada benih semangka (Citrullus lanatus(Thunberg) matsum & Nakai) terhadap keragaan tanamaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbenih semangkaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record