| dc.description.abstract | Tanaman Melati sudah dikenal masyarakat Indonesia dan biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tanaman pagar dan pergola, pengharum ruangan, pewangi teh, rangkaian bunga, pelengkap busana, industri parfum dan kosmetik, upacara adat ataupun keagamaan, dan juga digunakan sebagai penabur pusara. Karena manfaatnya yang sangat banyak, permintaan terhadap bunga melati cukup tinggi. Wilayah DKI Jakarta saja membutuhkan 1.5-2 ton bunga perbulan Nannin permintaan bunga melati yang cukup tinggi tersebut masih sulit terpenuhi karena rendahnya produksi bunga oleh petani melati
Salah satu usaha dalam meningkatkan produksi dan produktifitas bunga melati adalah dengan perbaikan teknik budidaya dalam pemupukan dan penggunaan zat pengatur tumbuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ethrel dan pemupukan Kalium Nitrat (KNO) terhadap pertumbuhan dan pembungaan melati (Jasminum samhac Var. Menur Mekarsari) dalam pot.
Penelitian ini dilaksanakan di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor. Pelaksanaan penelitian dimulai bulan April 2003 dan berakhir Juli 2003
Bahan tanaman yang digunakan adalah melati varietas menur mekarsari (lasminum sambac Var. Menur Mekarsari). Media tanam yang digunakan adalah campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2:3 (V/V) Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis ethrel dengan 3 taraf yaitu: tanpa ethrel (VO), 100 ppm (V1) dan 200 ppm (V2), sedangkan faktor kedua adalah dosis Kalium- Nitrat (KNO,) dengan 3 taraf yaitu: tanpa KNO, (N0), 20 g/l KNO3 (NI) dan 40 KNO, (N2). Setiap perlakuan diulang 3 kali, masing-masing ulangan terdiri dari 2 pot, sehingga terdapat 54 satuan percobaan... | id |