Show simple item record

dc.contributor.advisorNovianti, Tanti
dc.contributor.advisorIrawan, Toni
dc.contributor.authorSihombing, Yesika Fitria Anggury
dc.date.accessioned2023-10-24T23:29:21Z
dc.date.available2023-10-24T23:29:21Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128001
dc.description.abstractPenelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Perhubungan, khususnya jasa transportasi dengan menggunakan metode Social Accounting Matrix. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor produksi mengalami peningkatan pendapatan dengan presentase terbesar yaitu 0,28 persen dari kondisi awal atau meningkat sebanyak Rp. 196.441 milyar, pendapatan institusi terbesar diterima oleh institusi rumahtangga pertanian buruh dengan presentase 0,053 persen atau sebesar Rp. 94.318,17 milyar, dan dari 24 sektor yang ada sektor kereta api merupakan sektor terbesar yang mengalami peningkatan pendapatan sebesar 279,51 persen atau sebesar Rp. 19.299,67 milyar dari total pendapatan awalid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomics and management - Economic and Developmentid
dc.titlePenerapan Kebijakan Revitalisasi Perkeretaapian dan Implikasinya Terhadap Perekonomian Indonesia: Pendekatan Pengganda Social Accounting Matrix (Periode 2005 - 2010)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordtrainid
dc.subject.keywordrevitalisationid
dc.subject.keywordSocial Accounting Matrixid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record