| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan untuk menentukan dosis rekomendasi pupuk N pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) spesifik lokasi Babakan Sawah Baru Darmaga, Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rekomendasi pemupukan yang ada saat ini berlaku umum untuk suatu wilayah yang luas. Dalam wilayah yang luas tersebut terdapat perbedaan-perbedaan sifat fisik dan kimia tanah. Oleh karena itu, untuk suatu hamparan lahan tertentu diperlukan suatu rekomendasi spesifik lokasi. Dengan adanya rekomendasi pupuk spesifik lokasi tersebut diharapkan pemupukan akan efektif dan efisien dalam meningkatkan hasil tenaman padi sawah (Oryza sativa L.).
Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan IPB Babakan Sawah Baru Dannaga, Bogor. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Tanah, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian IPB. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus- Desember 2006.
Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Perlakuan pada percobaan ini adalah dosis pupuk. Dosis pupuk yang digunakan adalah sebagai berikut: Tanpa pemupukan; 0 kg N/ha: 56.25 kg N/ha 34.375kg N/ha; 112.5 kg N/ha; 140.625 kg N/ha: 168.75 kg N/ha. Pupuk N yang digunakan yaitu Urea, pupuk P adalah TSP, dan pupuk K yaitu KCl. Berdasarkan kombinasi ulangan dan perlakuan diperoleh 21 saruan percobaan. Satuan merupakan petakan sawah seluas 25 m².
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dosis aplikasi pupuk N berpengaruh terhadap tinggi tanaman pada 3 MST, 4 MST, 5 MST. 6 MST, 8 MST, jumlah anakan 6 MST, bagan warna daun 5 MST, dan indeks luas daun 4 MST. Namun demikian aplikasi dosis pupuk N terlihat tidak berpengaruh terhadap jumlah anakan pada 3 MST, 4 MST, 5 MST dan 8 MST, bagan warna daun pada 3 MST, 4 MST, 5 MST, 8 MST, indeks luas daun pada 6 MST, bobot kering biomassa tajuk dan akar, hasil gabah, indeks panen, komponen hasil dan hasil padi sawah.
Berdasarkan hasil penelitian ditentukan dosis rekomendasi pupuk N untuk padi sawah spesifik lokasi Babakan Sawah Baru Darmaga, Bogor yaitu sebesar 65 Kg N/ha. Efisiensi agronomi pupuk N di lokasi ini sangat rendah berkisar antara -0.96 kg gabah/kg N pada dosis 56.25 kg N/ha hingga 8.05 kg gabah/kg N pada dosis 1125 kg N/ha. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan efisiensi pupuk N di lokasi ini dan perlu diukur efisiensi serapan pupuk N oleh tanaman. | id |