| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh aerasi serta penggunaan tiga macam bahan pemegang tanaman dalam tiga konsentrasi larutan terhadap pertumbuhan selada pada budidaya hidroponik.
Percobaan menggunakan Rancangan Petak-Petak Terbagi dengan 3 faktor yaitu konsentrasi larutan
(petak utama) terdiri atas perlakuan tinggi (K1), standar (K2), rendah (K3); aerasi (anak petak)
terdiri atas perlakuan non-aerasi (Ao), dengan aerasi (A1); bahan pemegang tanaman (anak-anak
petak) terdiri atas perlakuan rockwoo/, busa dan serbet kertas. Percobaan dilakukan 2 kali yaitu
pada buIan September-Oktober 1997 (percobaan 1) dan November-Desember 1997
(percobaan 2) masing-masing 2 ulangan.
Percobaan menggunakan bahan tanaman Selada Betawi, larutan hara Hoagland 2, wadah plastik (ukuran 35 x 50 cm tinggi 30 cm), styrofoam, rockwoo/, busa, serbet kertas, aerator akuarium, dll.
Pengamatan dilakukan setiap 3 hari sekali untuk panjang daun, jumlah daun, warna daun, panjang
akar, jumlah akar, pH larutan dan EC larutan.
Pada percobaan 1 tanaman tidak mengalami stress nyata tetapi pada percobaan 2 pertumbuhan terhambat akibat atap rumah plastik bocor dan kurang penyinaran matahari. Percobaan dilakukan 2 kali untuk mengantisipasi terjadinya kegagalan sekaligus efisiensi penggunaan peralatan. Melihat hasil
percobaan 1 maka pada percobaan 2 dilakukan perubahan untuk memperbaiki hasil, akibatnya terdapat perbedaan hasil antara kedua percobaan.
Bahan pemegang tanaman berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman. Rockwoo/ memberikan hasil selada yang paling baik. Pembentukan daun baru relatif cepat dan pertumbuhan akarnya tebal, menyebar, berwarna keputihan. Hasil selada pada busa lebih rendah daripada rockwool tetapi lebih baik daripada serbet kertas. Pertumbuhan selada kurang seragam, beberapa tanaman tumbuh baik tetapi lainnya kurang. Pertumbuhan selada pada serbet kertas kurang baik, kerdil dan warna daunnya kuning. Perakarannya juga terhambat, tidak banyak percabangan dan warnanya coklat. | id |