| dc.description.abstract | Indonesia sebagai negara agraris dengan iklim tropis, mempunyai
kekayaan sumberdaya alam yang melimpah yang dapat digunakan sebagai sumber
bahan baku bioenergi guna menghadapi kelangkaan energi fosil di masa
mendatang, salah satunya dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit sebagai
alternatif listrik yang paling potensial. Seiring dengan peningkatan produksi
kelapa sawit tentu akan meningkatkan jumlah produksi limbah. Penumpukan
limbah ini apabila tidak ditangani akan menjadi sumber pencemaran lingkungan
baik tanah, air maupun udara disamping dapat menjadi sumber penyakit.
Berdasarkan hal tersebut, permasalahan limbah perlu mendapat penanganan
secara serius. Penanganan limbah untuk dikonversi menjadi produk lain yang
memiliki nilai tambah merupakan usaha-usaha untuk memanfaatkan limbah
sumber daya alam agar lebih efisien. Selain itu penanganan limbah dapat
membuka lapangan pekerjaaan. PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit
Kebun Pabatu Tebing Tinggi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
yang bergerak dalam bidang pengolahan kelapa sawit menjadi CPO (Crude Palm
Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) dengan konsep pengelolaaan yang sustainable
(berkelanjutan). Upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan telah dilakukan
yaitu dengan menggunakan limbah kelapa sawit berupa cangkang dan serabut
sebagai bahan bakar boiler yang menghasilkan uap (steam) yang menggerakkan
turbin sehingga menghasilkan energi listrik yang dapat menghemat biaya produksi
dengan mengurangi pemakaian solar. Penelitian ini menggunakan metode analisis
biaya-manfaat untuk menilai kelayakan usaha pemanfaatan limbah kelapa sawit,
Analisis total energi untuk menghitung besar energi yang dihasilkan dan
dimanfaatkan oleh limbah kelapa sawit, Analisis efisiensi ekonomi sera efisiensi
penggunaan energi. Berdasarkan hasil analisis biaya dan manfaat dengan tingkat
diskonto sebesar 15% menunjukkan nilai NPV sebesar Rp 1.480.352.419.224,
nilai Net B/C > 1 yaitu 9,7, IRR> tingkat suku bunga 15% yaitu 116%, dan
Payback Period selama 1 tahun 4 bulan. Hasil analisis efektifitas biaya energi
pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi energi listrik menghemat biaya sebesar
Rp 34.860.334.380 dibandingkan dengan menggunakan solar | id |