| dc.description.abstract | Meniran (Phyllanthus niruri L. dan Phyllanthus urinaria L.) dikenal sebagai gulma dengan daerah okupasi yang luas. Meniran mengandung bahan-bahan aktif yang memiliki khasiat pengobatan diantaranya sebagai antibakteri, hepatoprotektif, dan antidiuretik. Penelitian ini dilakukan untuk mengarakterisasi 14 aksesi meniran hasil eksplorasi yang telah dikonservasi di kebun Pusat Studi Biofarmaka IPB. Karakterisasi dilakukan berdasarkan karakter morfologi, agronomi, dan anatomi. Pelaksanaan penelitian dimulai dari penyemaian, pindah tanam (5 MST), pemeliharaan, dan pengamatan (sejak pindah tanam). Data kuantitatif hasil karakterisasi diuji dengan nilai t-student, selanjutnya data kuantitatif dan kualitatif diuji dengan analisis gerombol untuk memperoleh informasi tingkat kemiripan antar-aksesi dan jumlah gerombol yang dibentuk. Hasil uji-t menunjukkan bahwa faktor aksesi memiliki pengaruh nyata terhadap seluruh karakter agronomi dan anatomi yang diamati. Dendogram hasil analisis gerombol menunjukkan pada tingkat kemiripan 61%, aksesi-aksesi meniran terbagi menjadi 4 gerombol. Grup A terdiri dari aksesi Sawahan 1, Kandang Jati 3, Sumedang 3, dan Balittro. Grup B terdiri dari aksesi Sumedang 4, Bontang, Jember, Cikabayan 1, dan PSB 1. Grup C terdiri dari aksesi Madiun, Pati, Ciampea 2, dan Sawahan 2. Grup D hanya diisi oleh aksesi PSB 2. | id |