| dc.description.abstract | Konversi lahan perkebunan teh menjadi penggunaan lahan untuk produk
perkebunan lainnya menurunkan produksi teh hitam Indonesia sehingga volume
impor masih meningkat untuk memenuhi kebutuhan bahan baku teh hitam oleh
industri domestik. Implementasi ASEAN Economic Community diwujudkan
dengan penurunan dan penghapusan hambatan tarif. Tujuan penelitian untuk
menganalisis: (1) faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, permintaan dan
harga teh hitam di Indonesia; (2) dampak perubahan faktor ekonomi internal dan
eksternal terhadap penawaran, permintaan dan harga teh hitam di Indonesia; dan
(3) dampak perubahan faktor ekonomi internal dan eksternal terhadap
kesejahteraan produsen dan konsumen teh hitam di Indonesia. Model perdagangan
teh hitam Indonesia dibangun sebagai sistem persamaan simultan yang terdiri dari
29 persamaan (17 persamaan struktural dan 12 persamaan identitas) dan
diestimasi menggunakan metode Two Stage Least Squares (2SLS) dengan data
time series tahun 1990-2013. Kombinasi kebijakan penghapusan tarif impor teh
hitam Indonesia dari negara ASEAN, kebijakan penetapan tarif impor teh hitam
Indonesia dari negara non ASEAN sebesar 25 persen dan peningkatan harga teh
hitam domestik sebesar 20 persen meningkatkan penawaran domestik dan
menurunkan permintaan sehingga meningkatkan kesejahteraan produsen,
menurunkan kesejahteraan konsumen dan meningkatkan penerimaan pemerintah.
Oleh karena itu, guna meningkatkan kesejahteraan nasional maka disarankan
mengkombinasikan kebijakan penghapusan tarif impor teh hitam Indonesia dari
negara ASEAN, kebijakan penetapan tarif impor teh hitam Indonesia dari negara
non ASEAN sebesar 25 persen dan peningkatan harga teh hitam domestik sebesar
20 persen dengan mengkompensasi penurunan kesejahteraan konsumen. | id |