| dc.description.abstract | Kerusakan mangrove yang diakibatkan oleh pembukaan lahan tambak untuk
budidaya ikan di Desa Pabean Udik yang berdampak pada penurunan kualitas
sumberdaya ekosistem mangrove. Pengelolaan tambak silvofishery memiliki
dampak positif bagi tambak secara ekonomi dan lingkungan karena keberadaan
mangrove disekitar tambak. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui
perbandingan nilai ekonomi dan surplus ekonomi dari tambak bandeng
silvofishery dan non silvofishery, (2) menganalisis kelayakan ekonomi dari
tambak silvofishery dan non silvofishery dan (3) mengkaji rekomendasi alternatif
yang tepat dalam pengelolaan tambak yang dipilih. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah nilai total ekonomi, surplus produsen, cost benefit analysis
dan comparative performance index. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1)
Total nilai ekonomi mangrove sebesar Rp 24.312.965,5/ha/tahun dan surplus
produsen yang diterima oleh petambak silvofishery lebih besar daripada non
silvofishery, secara finansial dan ekonomi. (2) Hasil kriteria kelayakan
menunjukkan bahwa usaha tambak silvofishery dan non silvofishery layak untuk
diusahakan secara finansial dan ekonomi. (3) Rekomendasi kebijakan dengan
CPI, silvofishery memiliki nilai indeks kinerja sebesar 211,69 dan non silvofishery
memiliki nilai indeks kinerja sebesar 100. Berdasarkan hasil, maka dari itu teknik
budidaya tambak silvofishery mempunyai keunggulan yang lebih baik dari aspek
ekonomi dan lingkunga | id |