View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Periode Simpan dan Perlakuan Invigorasi terhadap Viabilitas Benih Selada (Lactuca sativa L.), Wortel (Daucus carota L.) dan Kol Bunga Putih (Brassica oleracea L. var. botrytis L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (28.58Mb)
      Date
      2005
      Author
      Wahana, Siti
      Suwarno, Faiza C.
      Sari, Maryati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh periode simpan dan perlakuan invigorasi benih dengan air, GA3, KNO3 dan Shiimarocks terhadap viabilitas benih selada, wortel dan kol bunga putih. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Maret sampai bulan Oktober 2004 di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogar, Darmaga, Bogor. Penelitian ini terdiri dari tiga percobaan yaitu percobaan dengan benih selada, wortel dan kol bunga putih. Masing-masing percobaan menggunakan rancangan Petak Terpisah dengan RAK sebagai rancangan dasarnya dengan periode simpan sebagai petak utama dan perlakuan invigorasi benih sebagai anak petaknya. Faktor periode simpan terdiri dari periode simpan 0, 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 bulan. Perlakuan invigorasi terdiri atas kontrol, perlakuan air, GA3 (100 ppm, 150 ppm dan 200 ppm), KNO3 (0.1 %, 0.2% dan 0.3%) dan shiimarocks (500 ppm, 1000 ppm dan 1500 ppm). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Benih selada, wortel dan kol bunga putih disimpan dalam plastik polietilen pada · kondisi kamar (T=27-30°C dan RH= 51.0-83.5%). Benih yang telah habis periode simpannya diambil dan diberi perlakuan invigorasi. Benih wortel diimbibisi selama 6 jam sedangkan benih selada dan kol bunga putih diirnbibisi selama 4 jam. Peubah yang diamati adalah Daya Berkecambah (DB) sebagai tolok ukur viabilitas potensial (Vp), Indeks vigor (IV), Kecepatan Tumbuh (KcT) dan Kecepatan Tumbuh Relatif (KcTR) sebagai tolok ukur Vigor benih (V g) dan Kadar Air (KA) benih. Percobaan pada benih selada menunjukkan bahwa periode simpan yang aman untuk penyimpanan benih selada adalah 4 bulan. V iabilitas benih selada menurun pada periode simpan 5 bulan yang diindikasikan oleh menurunnya nilai indeks vigor dan kecepatan tumbuh benih. Pada periode simpan ini, semua perlakuan mampu meningkatkan indeks vigor kecuali perlakuan air, sedangkan pada tolok ukur kecepatan tumbuh perlakuan invigorasi yang mampu meningkatkan tolok ukur ini adalah perlakuan invigorasi dengan GA3 100 ppm, GA3 150 ppm, GA3 200 ppm dan KNO3 0.3%. Pada periode simpan 6 bulan, . perlakuan invigorasi yang efektif meningkatkan indeks vigor adalah GA3 200ppm, sedangkan perlakuan yang mampu meningkatkan kecepatan tumbuh adalah perlakuan air dan GA3 200 ppm. Pada benih wortel, periode simpan yang aman untuk penyimpanan benih wortel adalah 5 bulan. Viabilitas benih wortel berfluktuasi selama periode simpan dan baru mengalami penurunan yang signifikan pada periode simpan 6 bulan yang diindikasikan oleh menurunnya indeks vigor, daya berkecambah dan kecepatan tumbuh benihnya. Pada periode simpan ini, semua perlakuan invigorasi mampu meningkatkan indeks vigor benih kecuali perlakuan dengan KNO3 0.2% dan shiimarocks 1000 ppm. Percobaan pada benih kol bunga putih menunjukkan bahwa periode simpan berpengaruh secara nyata terhadap viabilitas benih. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan secara signifikan nilai indeks vigor dan kecepatan tumbuh pada periode simpan 5 bulan sedangkan pada tolok ukur daya berkecambah pada periode simpan 6 bulan. Walaupun daya berkecambah kol bunga putih telah mengalami penurunan pada periode simpan 6 bulan tapi nilainya masih tinggi (93.0%). Pada percobaan ini, perlakuan invigorasi tidak berpengaruh secara nyata terhadap viabilitas benih kol bunga putih.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127193
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository