| dc.description.abstract | Kondisi TPAS Cipayung yang merupakan satu-satunya TPAS di Kota Depok sudah mengalami over limit, sehingga terdapat gunungan sampah yang menimbulkan dampak negatif di sekitar TPAS Cipayung. Dampak negatif tersebut berupa penurunan kualitas lingkungan yang berdampak pada harga lahan. Harga lahan menjadi menarik karena semakin meningkatnya kebutuhan lahan untuk tempat tinggal. Penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan adanya dampak negatif pencemaran lingkungan terhadap harga lahan dan menghitung nilai ekonomi dari penurunan kualitas lingkungan di sekitar TPAS Cipayung. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) mengkaji penilaian responden mengenai kondisi lingkungan pemukiman di sekitar TPAS Cipayung dengan menggunakan skala perbedaan semantik, 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga lahan di sekitar TPAS Cipayung dengan menggunakan Hedonic Price Method (HPM), 3) menghitung besarnya nilai ekonomi dari penurunan kualitas lingkungan akibat keberadaan TPAS Cipayung digunakan metode dose-respon. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Cipayung Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Lokasi ini dipilih secara sengaja (purposive) dikarenakan di daerah tersebut terdapat TPAS Cipayung yang diduga menyebabkan penurunan kualitas lingkungan yang berdampak pada harga lahan di sekitar TPAS Cipayung. Pengambilan data primer dilaksanakan pada bulan Mei 2008 sampai Juni 2008. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat sekitar TPAS Cipayung secara umum menilai keberadaan TPAS Cipayung menurunkan kualitas lingkungan, hal ini dapat ditunjukkan dengan penurunan hasil perhitungan nilai rata-rata semantic differential setelah adanya TPAS Cipayung. Selain itu diketahui bahwa responden mengalami beberapa dampak negatif dari keberadaan TPAS Cipayung yang tidak dikelola dengan baik sehingga dapat mengganggu terhadap kehidupan responden. Penurunan kualitas lingkungan tersebut berpengaruh terhadap harga lahan. Berdasarkan HPM diketahui bahwa harga lahan di Kelurahan Cipayung dipengaruhi oleh jarak tempat tinggal dengan TPAS Cipayung, biaya kesehatan, luas bangunan, dan status lahan. Nilai implisit dari jarak tempat tinggal dengan TPAS Cipayung, luas bangunan, dan status lahan bertanda positif, sedangkan nilai implisit dari biaya kesehatan bertanda negatif. Hasil perhitungan menggunakan metode dose-respon diperoleh nilai ekonomi penurunan kualitas lingkungan akibat keberadaan TPAS Cipayung di Kelurahan Cipayung adalah Rp 97.870.215,00 setiap bulan. Namun demikian nilai ini belum mencerminkan seluruh nilai ekonomi penurunan kualitas lingkungan. | id |