Show simple item record

dc.contributor.advisorHartoyo, Sri
dc.contributor.authorIhsanudin, Fadhlan
dc.date.accessioned2023-10-19T00:33:22Z
dc.date.available2023-10-19T00:33:22Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126923
dc.description.abstractUpah merupakan salah satu instrumen yang memiliki dua makna berbeda bagi perusahaan dan pekerja sehingga menimbulkan permasalahan yang cukup kompleks dan memerlukan campur tangan pemerintah, salah satunya melalui upah minimum. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh upah minimum terhadap perekonomian di Provinsi Jawa Barat, dengan menggunakan model persamaan simultan serta data pooled time series–cross section 26 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2009-2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa dugaan parameter model sesuai dengan teori. Pada penelitian ini dilakukan dua simulasi, yaitu dengan menaikkan UMK sebesar 10% pada simulasi pertama dan simulasi kedua dilakukan dengan menaikkan UMK dan pengeluaran pemerintah sebesar 10%. Berdasarkan hasil simulasi pertama, kenaikan UMK akan meningkatkan konsumsi, investasi dan PDRB namun menurunkan penyerapan tenaga kerja. Sementara hasil simulasi kedua yaitu meningkatkan konsumsi, investasi dan PDRB serta mengurangi angka penurunan penyerapan tenaga kerja.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomics and Management-Economics and Development Studiesid
dc.titlePengaruh Upah Minimum terhadap Perekonomian di Provinsi Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordEconomyid
dc.subject.keywordMinimum Wagesid
dc.subject.keywordProvince of West Javaid
dc.subject.keywordSimultaneous Equations Modelid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record