Pengaruh lamanya tahun pembukaan hutan terhadap beberapa sifat tanah podzolik merah kuning Sumatera Selatan dan kaitannya dengan proses degradasi tanah

Date
1987Author
Hassan, Tjetje Soekarna
Arsyad, Sitanala
A. M. Satari
U.S. Wiradisastra
Herudjito, Dasun
Metadata
Show full item recordAbstract
Perubahan lahan hutan menjadi lahan pertanian sering-kali diikuti risiko kemerosotan sifat-sifat tanah, terutama sifat fisik dan kimia.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas telah dilakukan penelitian lapang, laboratorium dan rumah kaca yang dimulai sejak tahun 1983 sampai dengan tahun 1986. Penelitian lapang dilakukan di daerah transmigrasi Batumarta, Baturaja, Sumatera Selatan yang tanahnya didominasi oleh jenis tanah Podzolik Merah Kuning. Tanah Podzolik Merah Kuning diteliti oleh karena jumlahnya yang luas tersebar di empat pulau-pulau besar kepulauan Indonesia dan mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian dalam rangka pembangunan daerah.
Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh lamanya tahun pembukaan hutan dan posisi lahan terhadap per-ubahan sifat-sifat tanah dan mencari upaya cara pengelolaan tanah Pozolik Merah Kuning melalui percobaan rumah kaca. Perubahan sifat-sifat tanah kemudian dikaitkan dengan tingkat degradasi yang terjadi pada tanah tersebut.
Metode penelitian terdiri dari pengamatan lapang, mencakup pemerian penampang profil tanah, pengumpulan data lingkungan dan pengambilan contoh tanah untuk dianalisis di laboratorium dan percobaan rumah kaca. Penelitian laboratorium mencakup analisis sifat mineralogi, fisik dan kimia tanah. Percobaan rumah kaca dilakukan dengan perlakuan pembe-rian kapur dan pupuk nitrogen, fosfor dan kalium pada tanah Podzolik Merah Kuning yang telah beberapa tahun terbuka da-ri vegetasi aslinya dan terletak pada dua posisi lahan, yaitu pada puncak bukit dan lereng bukit, dengan tanaman jagung dan kedelai sebagai tanaman indikator. Dosis kapur yang diberikan adalah 1.5 kali aluminium dapat ditukarkan dan pemupukan NPK dengan 4 taraf, yaitu 1). tanpa pupuk; 2). 1 ku Urea+ ku ZA; 1 ku TSP;½ ku KC1; 3). 2 ku Urea+ 1 ku ZA; 2 ku TSP; 1 ku KCl; dan 4). 4 ku Urea+2 ku ZA; 4 ku TSP; 2 ku KCl per hektar. ...
Collections
- DT - Agriculture [785]

