Show simple item record

dc.contributor.authorAsmarita
dc.date.accessioned2010-05-05T11:52:37Z
dc.date.available2010-05-05T11:52:37Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/12686
dc.description.abstractUpaya untuk meiieksl~s elnakin tinggiliya impor ~protlul; olalian ~ L I I I I I I LlIiI1 111. misalliy;~ agar-agar telali ~iiulai dilakulian diantarxnyii delig;~n pentlii-ian lp;~l)ril< pengolalian agar-agar. Namun upaya tersebut belum mernl~ei-ik;titil ampal; yang hesar kareiia kebutuliai~ ayar-agai- sebagai balian pembelituk herbi~gai industri iuga meiiingltat. Di Indonesia agar-agal- dikenal dalalil bentuk !embaran, batanyan iiiaul)~~~~ tepulig. Dewasa ini penyyunaan agar-agal- semakin bel-kernbans. yang dahulu hanya digunakan untuk iiiakanan, sekarang telah digunakan dalam i~idustrit ekstil, kosinclik, farmasi, kel-tas, fotografi dan cat (lndriani dan Sumiarsili, 1996). Masalah yang dihadapi industri pengolahan agar-agar adalah kualitas 111-oduk dan kapasitas ~roduksi yang rnasili I-endah. Penyebabnya adalali I-endahnya kualitas balian baku I U I ~ I I I U ~l aut selta proses pengolahan dan pel-alatan yang diyunakali. Li~iibalis isa ekstraksi juga melupakan lnasalah dala~iii ndustri pengolahan. Peiielitia~~ ini beltujuan untuk meliliat pengaluh ukuran bahan baku ruinput laut daii jellis kain sai-ing tel-hadap rendemen dan mutu tepung agar-agar. Balian b a k ~!ta~ng digunakan adalah I-umput laut jenis (;/'c~ciltrr'itrs p, ivletode !.ang digur~aka~dai lani proses pengolahan agar-agar dalam penelitian ini merul~aka~l modifikasi dal-i nietode Lie (1991) dan At-meidy (1992). Perlakuan yang diberikaii bei-upa ukuran dari ballan baku luinput laut, yaitu utuli, cacahali besar (i 3 c~nd)a n cacahan kecil (+ I c111) dan perlakuan jenis kain sariiig, yaitu kain blacu dan kain drill. Setiap perlakuan dilakukan 2 kali ulangan. I'engujian yan: dilakukan terliadap 111-oduk nieliputi kadar air, Itadas abu. kckuatan gel suliu pernbentukan gel dan suliu leleli gel. Data yang diperoleh dialialisis dengall menggunakan Rancangan Acak Lengkap (R.AIL) pola falitoi-ial dan dilalijutkal~d engall Ciji lanjut Ueda Nyata Jujur (BNJ). *i<cndenien Tel~i~n:tsS ;lr-agar yang dipcrolell p;td;t c ~ i e l i i ii ~ i i h crhisar alilal-a 18.75 % sanipei 20,65 '%I, liciidcmcn tcr~itlggi tlipcrolcli dari pcrlakuit~t .\:I3 I da11 I-cndemen terentlah dari pcr-lak~l:A~2~13~2 , lle~itlcnicrd~i !~co~ttruIioile 11 sl)esics, i l l i i nietode ekstralisi, \val<tir pe~i~anenan (Ian lokasi butliilaytt ((:lial~tnan dan C:Iial~man. 1080). I'erlaltuan yang diberiliari tidali berpengal-uli terliadal~a 11111as? any diliasilkatl. I-lal ini dapat terjadi karena dinding sel rumput laut terdir-i dari lpc>lisakarida (selulosa) yang sulit larut dalanl air !,anas. I<arbohidr-at yang terkantlun~ tlalarn 1-ump11t lairt mencapai 42,9 %. Kadar air pada penelitian ini berkisar antara 0 I '% sarnpai l5..iO %. Kadar ail- tertinggi diper-oleh dari perlakuan AlBl dalt ltatlar air terendah dari per-lakuan A3B2. Perlakuarl tidak illempengal-uhi kadar air teial~i dipengal-ulii oleli cara pengeringan dan intensitas caliaya matahari (Sukatnul\~o,I i)SO). Tepung agat--agar pads penelitian ini iiielnpunyai kadar abu yany sangat tinygi, yaitu berkisar antar-a 20,15 % salnpai 23,25 %. Kadar abu tersebut berada jauh diatas ltadar abu yang disyal-atkaan oleh .lty~crrrA gtu ('0. ( ' o ~ ~ /voailtu sebesar 4 % (Okazalti, 197 1, yang diltutip oleh Salerla, 1990). Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa semakin kecil ~lkuran balian baku yang digunakan, kekuatan gel tepung agar-agar yang dihasilkan sernakiri ringxi. 1481 ini dapat terjadi karena dengan semakin kecilnya ukur-an ballall baliu. perri~ukaa~dla ri rulnput taut yang ter-ekstrak selnakin banyak seliingya agar-agar yanz dillasilkan juga meningkat. lililali yany menyebabkan kekuatan gel meningkat. Suhu pembentukan gel tertirigyi diperoleh dari perlakuan .A3BI sebesar 34,25"~ dan ter-endali dar-i perlakuan AlBl sebesar 32°C. Semakin kecil uk~iran balian baku maka ekstraksi yang terjadi semakin sempurna sehir~sga gel senlakin cellat terbentuk. Sirhit leleh gel tertinggi sebesar ~ 5 . 5 "di~pe roleh dar-i 1x1-lakuarlA 3B?'dan suhu leleh gel terendah sebesar 6 7 " ~di peroleh dari perlakuan AIBI. Senlakin kecil ukuran bahan baht maka agar--agar semakin terekstrak dengan sen~purris sehingga bobot molekulnya jirga semakin tinggi. Bobot molekul balian mempengaruhi suhuid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh Ukuran Bahan Baku rumput Laut dan Jenis kain Saring terhadap Rendemen dan Mutu tepung Agar-agarid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record