Show simple item record

dc.contributor.advisorNurhayati, Endang
dc.contributor.authorSariningsih, Iis
dc.date.accessioned2023-10-17T23:32:00Z
dc.date.available2023-10-17T23:32:00Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126779
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan kaboca. mentimun, labu, melon, dan zucchini· terhadap Zucchni yellow mosaic potyvirus (ZYMV). Tanaman uji yang digunakan terdiri atas lima spesies dari famili Cucurbitaceae. yaitu kaboca (Cucurbita maxima Duch.) varietas delica, mentimun (Cucum1., sativus L.) varietas hafebat, labu (Cucurbita moschata L.) varietas fokaf, melon (Cucumis mefo L.) varietas honey dev.;, dan zucchini (Cucurbita pepo L.) varietaS Fl hybrid Tanaman uji diinokulasi secara mekanis dengan ZYMV yang dilakukan secara bersamaan yaitu pada umur 7 hari setelah tanam. Penularan terhadap tanaman uji terdiri dari dua perlakuan yaitu yang diinokulasi ZYMV dan tidak diinokulasi ZYMV. Pengamatan dilakukan terhadap periode inkubasi, gejala, kejadian penyakit, tinggi tanaman, masa berbunga, jumlah bunga mekar, bobot basah dan bobot kering tanaman. Selain itu, ELISA digunakan untuk deteksi ZYMV pada tanaman uji pada minggu ke-2 setelah inokulasi dan minggu ke-6 setelah inokulasi. Semua tanaman uji yang diinokulasi memperlihatkan gejala, walaupun dengan periode inkubasi yang berbeda-beda berkisar antara 4-8 hari. Gejala yang timbul pada semua tanaman uji yang diinokulasi bervariasi mulai dari mosaik ringan sampai berat bahkan ada yang mati Penghambatan tinggi tanaman paling tinggi terjadi pada tanaman melon berkisar antara 96,227% sampai 100% Sedangkan penghambatan paling rendah terjadi pada tanaman labu berkisar antara (-) 29,981% sampai 58,939%. Masa berbunga tanaman kaboca dan melon yang diinokulasi ZYMV berbeda nyata dengan tanaman yang tidak diinokulasi ZYMV. Pada tanaman melon yang diinokulasi ZYMV mengalami penghambatan pertumbuhan yang sangat berat bahkan mengalami kematian. Jumlah rata-rata bunga mekar tanaman yang diinokulasi ZYMV berbeda nyata dengan jumlah rata-rata bunga mekar tanaman yang tidak diinokulasi ZYMV. Pengurangan bobot basah dan bobot kering tanaman uji paling tinggi terjadi pada tanaman melon, sedangkan pengurangan bobot basah dan bobot kering tanaman terendah terjadi pada tanaman labu. ZYMV terdeteksi pada semua tanaman uji pada minggu ke-2 dan minggu ke-6 setelah inokulasi. Pada minggu ke-6 setelah inokulasi konsentrasi virus pada tanaman labu mengalami penurunan, sedangkan pada tanaman zucchini terjadi peningkatan yang sangat tinggi. Urutan tingkat ketahanan tanaman uji adalah labu, agak tahan; mentimun. agak rentan; kaboca, rentan; zucchini, rentan; dan melon, sangat rentan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcCucurbitaceaeid
dc.subject.ddcZucchni yellow mosaic potyvirusid
dc.titleTingkat Ketahanan Lima Spesies Cucurbitaceae terhadap Zucchini Yellow Mosaic Poryvirus (ZYMV)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record