Show simple item record

dc.contributor.advisorAnggraeni, Lukytawati
dc.contributor.authorDienillah, Azka Azifah
dc.date.accessioned2023-10-17T23:25:59Z
dc.date.available2023-10-17T23:25:59Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126768
dc.description.abstractInklusi keuangan menjadi salah satu strategi guna meningkatkan pertumbuhan yang inklusif di negara-negara Asia, namun inklusi keuangan dapat menyebabkan stabilitas maupun instabilitas dalam sistem keuangan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan inklusi keuangan dengan stabilitas sistem keuangan di tujuh negara Asia pada periode 2007-2011 serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi stabilitas sistem keuangan. Metode yang digunakan adalah perhitungan korelasi pearson dan data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil yang didapatkan adalah adanya korelasi negatif pada taraf nyata 5% antara inklusi keuangan dan stabilitas sistem keuangan. Faktor-faktor yang signifikan memengaruhi stabilitas sistem keuangan antara lain inklusi keuangan, stabilitas sistem keuangan pada periode sebelumnya, non-FDI capital flow terhadap GDP, rasio aset lancar terhadap deposito dan pendanaan jangka pendek, serta GDP perkapita. Dengan demikian peningkatan inklusi keuangan, aset lancar perbankan, GDP perkapita, serta investasi portofolio dapat menjadi strategi guna meningkatkan stabilitas sistem keuangan (Bank z score) pada tahun tersebut dan tahun yang akan datang.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomics and Management-Economics and Development Studiesid
dc.titleAnalisis Dampak Inklusi Keuangan terhadap Stabilitas Sistem Keuangan di Asiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBank z scoreid
dc.subject.keywordFinancial Inclusionid
dc.subject.keywordpearson correlationid
dc.subject.keywordSME outstanding loanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record