| dc.description.abstract | Perdagangan eceran merupakan salah satu jenis perdagangan pada sub -scktor
perdagangan besar dan eceran yang saat ini sedang mengalami perkembangan pasar
yang pesat. Adapun jenis pemasaran pada perdagangan eceran terbagi menjadi dua yaitu
konsep pasar modern dan pasar tradisional.
Kelebihan pasar modem, terutama pada jenis supermarket dan hypermarket yang
menawarkan konsep one stop shopping yaitu kemudahan untuk berbelanja scmua
kebutuhan di satu tempat Penataan produk yang rapi, lokasi yang stratcgis dan
terjangkau, ruangan yang bersih dan ber-AC, selain memberikan kenyamanan juga
memudahkan konsumen mencari kcbutuhannya dan jugu masalah kcpastian harga.
Apalagi belakangan peritel modern saling berlomba-lomba untuk memberikan harga
termurah. Tingkut kriminalitas yung semukin meningkat juga ikut mendorong
peningkatan minat belanja masyarakat di pasar modern.
Potensi sckitar 220 juta pcnduduk dcngan nilai lebih dari Rp. 20 triliun per tahun
dari usaha bisnis ritel, menjadikan Indonesia memiliki potensi bagi pelaku bisinis ritel.
Oleh karena itu banyak pelaku bisnis rite! dunia yang tcrtarik mcnanamkan invcstasinya
di Indonesia, apalagi sejak diberlakukannya perdagangan bcbas di Indonesia. Banyak
peritcl asing yang menanamkan investasinya di Indonesia. Kchadiran ritcl asing di
Indonesia lebih berdampak mengancam pasar pada pcritcl modern loknl dari pada pasar
tradisional. Tcrutama karena segmennya yang relatif sama. lnilah tantangan hagi pcritcl
modern lokal terutama HERO.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah : I). membcrikan gambaran umum dari
sistem pemasaran HERO Supermarket, 2). mengidentifikasi faktor-foktor lingkungan
internal dan eksternal yang mempengaruhi perusahaan saat ini, 3). memformulasikan
strategi bisnis yang dapat diterapkan oleh HERO Supermarket sesuai dcngan kondisi
lingkung an perusahaan dan menentukan prioritas stratcgi alternatif HERO Supermarket.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sckundcr.
Data primer diperoleh melalui wawancara dan pengisian kucsioncr olch pihak
perusah aan. Data primer tersebut kemudian diolah menggunakan Analisis Matriks EFE
dan Matriks IFE. Tahap pemaduan dibantu dengan Matriks IE dan Matriks SWOT.
Scdangkun untuk prioritas strategi alternarif digunakan malriks QSPM. Data sekunder
diperoleh dari laporan-laporan dan literatur yang dimiliki perusahaan, perpustakaan,
dan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan topik yang dibahas, terutama yang bersumber
dari Badan Pusat Statistik dan majalah Pilar Bisnis.
Berdasarkan identifikasi lingkungan internal dan ekslernal yang dilakukan
terhadap PT HERO Supermarket Tbk., dapat diidentifikasi tiga belas faktor kunci
internal yang terbagi atas tujuh kekuatan dan enam kelemahan. Faktor kunci internal
yang da pat dikategorikan sebagai kekuatan perusahaan adalah : l ). marjin laba yang
diharapkan dapat tercapai, 2). area lokasi outlet yang strategis, 3). aliansi untuk
pelayanan, 4). hubungan yang baik dengan pemasok/supplier, 5). struktur permodalan
yang kuat dan sehat dengan modal sendiri lebih bcsar dibanding dcngan rinjaman, 6).
kerjasama yang baik antara pimpinan dan karyawan, 7). pcncmpatan banmg dalam toko,
serta gerai-gerai HERO yang bersih dan nyaman. Sedangkan faktor kunci internal yang
diidentifikasikan sebagai kelemahan perusahaan adalah: 1 ). adanya rclayanan yang
kurang ramah kepada pelanggan, 2). adanya kinerja individu yang rendah karena
kurangnya disiplin, 3). kurangnya pemahaman personil terhadap produk, 4). kinerja
pencegahan kerugian (loss prevention) yang kurang efektif 5). adanya kchilangan
barang, 6). penetapan harga yang agak tinggi.
Hasil identifikasi lingkungan ekstemal terdapat enam faktor yang mcrupakan
peluang bagi perusahaan dan lima faktor yang merupakan ancaman bagi pcrusahaan.
Faktor kunei ekstemal yang termasuk dalam peluang adalah : 1 ). bertambahnya populasi
penduduk, 2). tren belanja masyarakat saat ini, 3). berkembangnya kawasan real estat,
4). tren teknologi saat ini, 5). tingkat perekonomian masyarakat yang semakin tinggi, 6).
bertambahnya pusat perbelanjaan (mall) di kota besar. Faktor kunci ekstcrnal yang
diidentifikasi sebagai ancaman perusahaan adalah : 1) kebijakan pemerintah yang
membuka pintu masuk bagi peritel asing, 2) persaingan yang semakin mcningkat, 3)
kondisi ekonomi, politik, dan keamanan yang tidak stabil, 4) stratcgi bersaing harga
yang lebih rendah, 5) kenaikan TDL, BBM, telepon dan komponen-komponen lainnya
yang menyebabkan biaya operasional tinggi.
Berdasarkan hasil analisis internal dan eksternal, tahap pcmaduan pada PT HERO
Supermarket didapatkan dclapan strategi altcrnatif yang harus scgcra diimplementasikan
perusahaan, yaitu : I). mempertahankan outlet-outlet yang sudah ada serta
meningkatkan kualitas. 2). membuka gerai-gerai baru, 3). menciptakan inovasi baru
dalam tata ruang surermarket 4 ). memperbaiki kualitas pelayanan 5 ). meningkatkan
kualitas kinerja pencegahabkerugian (loss prevention), 6). memperbaiki sistem
pengawasan supermarket, 7). meneruskan kemitraan dan aliansi dengan principal asing,
dan 8). menetapkan harga yang lebih kompetitif.
Berdasarkan skala prioritas maka dapat diurutkan sebagai berikut : I).
mempertahankan outlet-outlet yang sudah ada dan meningkatkan kualitas kincrja outlet,
2). meneruskan kemitraan, aliansi dan kolaborasi dengan principal asing, 3).
memperbaiki sistem pengawasan supermarket, 4). memperbaiki kualitas pelayanan, 5).
meningkatkan kualitas kinerja pencegah kerugian (loss prevention), 6). menetapkan
harga yang lebih kompetitif, 7). menciptakan inovasi baru dalam tata ruang
supermarket, 8). membuka gerai baru.
Hasil analisis yang dilakukan terhadap PT HERO Supermarket sebagai
perusahaan ritel menggambarkan kondisi lingkungan baik internal maupun eksternal
yang cukup kondusif dimana perusahaan mampu menggunakan kekuatan yang dimiliki
untuk menutupi kelemahan yang ada serta perusahaan mampu memanfaatkan peluang
yang ada dengan mengantisipasi ancaman yang terjadi dalarn perusahaan. PT HERO
Supermarket diharapkan dapat mengimplementasikan ke-8 strategi alternatif yang telah
diformulasikan. lmplementasi strategi sebaiknya disertai dengan sasaran-sasaran yang
jelas dan batas waktu tertentu pencapaian sasaran-sasaran tersebut. | id |