Show simple item record

dc.contributor.advisorOktaviani, Rina
dc.contributor.authorRitonga, Oryza sativa
dc.date.accessioned2023-10-17T00:32:10Z
dc.date.available2023-10-17T00:32:10Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126632
dc.description.abstractPeningkatan jumlah penduduk, berkurangnya lahan sawah dan penurunan produktivitas pertanian menyebabkan terjadinya kerawanan pangan. Ditambah lagi dengan krisis ekonomi semakin membebani pemerintah dan rakyat Indonesia dalam penyediaan pangan. Upaya mengatasi krisis pangan dan krisis ekonomi dapat ditempuh melalui diversifikasi pangan dengan menerapkan agribisnis profesional yaitu melakukan upaya yang mendatangkan keuntungan ganda yaitu mampu meningkatkan penyediaan pangan sekaligus mampu pula meningkatkan pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan pertanian harus diprioritaskan pada komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi, dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif, toleran pada kondisi lingkungan Indonesia, pemasarannya mudah, serta mampu diusahakan pada lahan kering sehingga tidak bersaing dengan tanaman pangan utama dalam penggunaan lahan. Salah satu tanaman yang cocok dikembangkan untuk mengatasi masalah pangan dan ekonomi adalah tanaman kentang. Konsep Supply Chain Management telah banyak diterapkan oleh ritel-ritel modern seperti supermarket, dimana konsep ini digunakan untuk mcmbantu dalnm pcngaturan dan pcngkoordinasian aktivitas pcmasokan bcragam produk haik scgm maupun olahan yang dijual oleh supermarket yang memikiki ratusan bahkan ribuun pcmasok. Pcnerapan konsep tersebut juga mempcrmudah supermarket untuk mengetahui persediaan barang di setiap pamasoknya atau di sctiap toko atuu gudangnya. Berdasarkan ha! tersebut, konsep Supply Chain Management dicoba untuk diterapkan pada aliran pasokan komoditas kentang melalui pasar tradisional di Kota Semarang, Propinsi Jawa Tengah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola rantai pasokan (supply chain) dan sebaran nilai (value chain) komoditas kentang dari tingkat petani hingga tingkat konsumen akhir baik melalui pasar modern maupun pasar tradisional. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi hanya membahas mengenai rantai pasokan komoditas kentang, pelaksanaan kegiatan anggota mata rantai pasokan (Supply Chain), serta marjin dan sebaran atau distribusinya bagi masing-masing anggota aliran Supply Chain. Perilaku pembelian pelanggan hanya diamati secara umum sehingga masih memerlukan penelitian secara mendalam mengenai perilaku konsumen kcntang scbagai titik awal pada rantai pasokan kentang. Penclitian ini juga tidak memhnhus mcngcnai manajemen internal dari pasar modern, scperti hypermarket Makrn yang di teliti, karena keterhatasan data yang diperoleh penulis Penelitian ini dilakukan di desa Pcsurcmm, kccamatan Batur, knbuputen Banjamegara dan Kota Semarang, Propinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara, dan literatur-literatur yang relevan dengan penelitian ini. Data kuantitatif yang diperoleh kemudian diolah dengan program MS Excel 2000 untuk mengetahui marjin, sebaran, dan bagian yang diterima oleh masing-masing anggota rantai pasokan. Data-data kualitatif dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan konsep Supply Chain Management agar diperoleh gambaran secara mendalam dan_obyektif mengenai rantai pasokan kentang. Peneiitian rantai pasokan kentang melalui pasar tradisional diwakili oleh dua pola rantai pasokan yang melalui pasar grosir Johar Semarang dan pasar grosir Bandungan Semarang, sedangkan rantai pasokan melalui pasar modem diwakili oleh hipermarket Makro. Pada ketiga pola rantai pasokan yang dianalisis, penyebaran marjin dan besar marjin pemasaran memiliki kecenderungan yang sama. Berdasarkan distribusi marjin dan bagian anggota rantai pasokan pada ketiga rantai pasokan di atas, diperoleh bahwa penyebaran marjin belurn merata diantara ketiga rantai pasokan. Penyebaran yang belum merata karena adanya perlakuan-perlakuan pasca panen (pembersihan, pemotongan, pengkelasan, pengemasan, penyimpanan, dan pengangkutan) atau biaya-biaya dalam penanganan komoditas kentang antar anggota rantai pasokan. Berdasarkan analisis marjin pemasaran, dapat dilihat bahwa rantai pasokan komoditas kentang mutu kelas AB Super, kelas AB, kelas ABC melalui pola rantai pasokan 1 lebih efisien jika dibandingkan dengan pola rantai pasokan 2 dan 3, dilihat dari total margin yang dihasilkan paling rendah dan bagian petani yang lebih besar. Akan tetapi, jika dilihat dari rasio keuntungan terhadap biaya, pola rantai pasokan 3 memiliki nilai terbesar dibandingkan dengan pola rantai pasokan 1 dan 2. Perilaku pembelian konsumen pada ketiga rantai pasokan dipengaruhi oleh faktor budaya, faktor pribadi, dan faktor psikologis. Perbandingan antara ketiga rantai pasokan di atas, baik rantai pasokan yang melalui pasar tradisional maupun pasar modern dapat dilihat dari aktifitas-aktifitas fisik dalam proses pengadaan barang. Aktifitas-aktifitas fisik yang termasuk dalam proses pengadaan barang antara lain adalah pemesanan, penerimaan, penempatan barang, penjualan, pengembalian, dan pembuangan. Keterlibatan konsumen yang rendah dalam penentuan komoditas kentang yang akan dikonsumsi mengharuskan para pemasar untuk melakukan tindakan- tindakan perbaikan. Informasi pasar (perubahan selera konsumen) sebaiknya diinformasikan oleh pelaku mulai dari tingkat pengecer ke tingkat rantai pasokan sebelumnya (grosir, pemasok, dan pedagang pengumpul) hingga ke tingkat usahatani. Pihak- pihak yang terlibat dalarn rantai pasokan komoditas kentang sebaiknya mengembangkan kerjasama yang sating menguntungkan antar pelaku rantai pasokan untuk menjamin keberlangsungan rantai pasokan yang utuh dan tidak tersekat-sekat. Untuk mengoptimalkan suatu rantai pasokan diperlukan adanya penelitian lebih lanjut secara mendalam mengenai perilaku konsumen terhadap pembelian komoditas kentang pada pola rantai pasokan baik melalui pasar tradisional maupun pasar modern.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcKentangid
dc.subject.ddcSupply chain managementid
dc.titleAnalisis Pemasaran Komoditas Kentang dengan Pendekatan Konsep Supply chain Management di Kota Semarang, Propinsi Jawa Tengahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record