Show simple item record

dc.contributor.advisorBintang, Maria
dc.contributor.advisorSyaefudin
dc.contributor.authorBurhanuddin, Bambang
dc.date.accessioned2023-10-16T06:48:17Z
dc.date.available2023-10-16T06:48:17Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126504
dc.description.abstractSirih hijau (Piper betle L.) sudah lama dikenal sebagai tanaman obat dan banyak tumbuh di Indonesia. Bagian dari tanaman sirih yang dimanfaatkan sebagai obat adalah daunnya. Penelitian terdahulu umumnya melaporkan aktivitas antibakteri daun sirih hijau dari hasil maserasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian Bhrine Shrimp Lethality Test / BSLT (LC50), menentukan konsentrasi toksik dari hasil fraksinasi ekstrak aseton daun sirih hijau dengan menggunakan pelarut air, n-heksana, dan etil asetat terhadap larva udang (Artemia salina). Kadar air yang diperoleh simplisia sebesar 6%. Nilai rendemen ekstrak aseton yang diperoleh sebesar 10%. Hasil analisis probit uji BSLT menunjukkan ekstrak aseton daun sirih hijau memiliki aktivitas sitotoksisitas tertinggi dengan nilai LC50 sebesar 360 ppm, sedangkan fraksi air bersifat tidak toksik dengan nilai LC50 sebesar 1700 ppm.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcMathematics and Natural Sciences-Biochemistryid
dc.titleAktivitas sitotoksisitas hasil fraksinasi ekstrak aseton daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap larva udang (Artemia salina L.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordArtemia salinaid
dc.subject.keywordCytotoxicityid
dc.subject.keywordPiper betle L.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record