Show simple item record

dc.contributor.advisorBatubara, Irmanida
dc.contributor.advisorSuparto, Irma Herawati
dc.contributor.authorYunita, Dian
dc.date.accessioned2023-10-06T08:42:22Z
dc.date.available2023-10-06T08:42:22Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125983
dc.description.abstractTanaman Zingiberaceae biasa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dan sebagai bumbu masakan. Genus yang umum digunakan sebagai obat tradisional ialah Curcuma dan Zingiber. Keduanya berpotensi sebagai antibakteri dan diduga mampu mendegradasi biofilm Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan menentukan potensi residu distilasi daun Zingiberaceae sebagai antibakteri terhadap S.mutans dan degradator biofilm pada gigi. Daun yang digunakan hasil dari residu distilasi dan diekstraksi dengan sokletasi dan dilanjutkan dengan ekstraksi menggunakan 3 pelarut berbeda (n-heksana, etil asetat, dan metanol). Uji antibakteri dan degradasi biofilm dilakukan menggunakan teknik mikrodilusi dengan pelat 96-sumur steril. Ekstrak metanol temu putih memiliki aktivitas terbaik dengan nilai konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum sebesar 15.6 μg/mL dan aktivitas degradasi biofilm yang baik dengan IC50 15.3 μg/mL. Pada Kromatografi Lapis Tipis bioautografi terdapat 4 spot dan spot yang paling aktif pada Rf 0.90. Terpenoid diduga sebagai senyawa aktif antibakteri dan degradator biofilm.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcMathematics and Natural Sciences-Chemistryid
dc.titlePotensi ekstrak residu distilasi uap daun Zingiberaceae sebagai antibakteri Streptococcus mutans dan degradator biofilm pada gigiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordantibacterialid
dc.subject.keywordbiofilm degradatorid
dc.subject.keywordStreptococcus mutansid
dc.subject.keywordZingiberaceaeid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record