Show simple item record

dc.contributor.advisorArif, Zulhan
dc.contributor.advisorRafi, Mohamad
dc.contributor.authorMuflihah, Syifa
dc.date.accessioned2023-09-26T02:01:24Z
dc.date.available2023-09-26T02:01:24Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125449
dc.description.abstractSambiloto (Andrographis paniculata) mengandung diterpena lakton, salah satunya andrografolida sebagai zat aktif utama dari tanaman ini. Kandungan senyawa dalam sambiloto dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya umur tanaman. Pelarut pengekstraksi juga akan mempengaruhi jumlah senyawa yang terekstraksi dalam tanaman. Analisis dilakukan dengan metabolomik sidik jari menggunakan teknik spektroskopi ultraviolet-tampak (UV-Vis) dan inframerah (FTIR). Spektrum UV-Vis maupun spektrum FTIR dari ekstrak herba dengan perbedaan umur tanaman dan tipe pelarut pengeksraksi menghasilkan pola yang mirip untuk setiap ekstrak, hanya berbeda pada nilai absorbans. Setiap ekstrak diklasifikasikan menggunakan kemometrika tipe principal component analysis (PCA). Hasil PCA dari FTIR, UV-Vis, dan fusi data menunjukkan sampel dapat terkelompok dalam kelasnya masing-masing. Data FTIR memiliki nilai eigen yang lebih besar dibandingkan data UV-Vis, sehingga data FTIR lebih mendominasi hasil fusi data. Bi-plot PCA juga menunjukkan variabel yang berpengaruh pada klasifikasi dari fusi data adalah nilai absorbans yang dihasilkan dari FTIR.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcChemistryid
dc.titleKlasifikasi Sidik Jari Ekstrak Herba Sambiloto (Andrographis paniculata) Menggunakan Spektroskopi UV-Vis dan FTIR secara Kemometrik.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAndrographis paniculataid
dc.subject.keyworddata fusionid
dc.subject.keywordmetabolomic fingerprintid
dc.subject.keywordPCAid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record