Show simple item record

dc.contributor.advisorAffandi, Ridwan
dc.contributor.advisorPratiwi, Niken Tunjung Murti
dc.contributor.authorAndriana, Lisda
dc.date.accessioned2023-09-18T02:50:49Z
dc.date.available2023-09-18T02:50:49Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124827
dc.description.abstractPeningkatan limbah organik akibat kegiatan budidaya di Waduk Cirata secara langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi pertumbuhan organisme mikroskopis yang merupakan makanan alami ikan kaca (Parambassis spp.). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang aspek makanan ikan kaca (Parambassis spp.) dan kategori ikan berdasarkan jenis makanannya di Waduk Cirata, Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2015- Januari 2016. Jumlah ikan contoh yang diamati adalah 508 individu yang terdiri atas 200 ekor ikan jantan, 258 ekor ikan betina, dan 50 ekor ikan yang tidak teridentifikasi jenis kelaminnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis makanan utama ikan ini adalah Daphnia sp. dan Cyclops sp. dengan nilai indeks preponderance, berturut turut sebesar 40,3049% dan 59,5850%. Ikan kaca merupakan ikan karnivora berdasarkan jenis makanan yang dimakan dan struktur alat pencernaanya. Ikan kaca jantan memiliki nilai tumpang tindih sebesar 1 antara ukuran panjang 30-33 mm dengan 23,8-20,6 mm dan pada ukuran panjang 42,4-45,4 mm dengan 26,9-29,6 mm. Nilai tumpang tindih pada ikan kaca jantan menunjukkan bahwa adanya persaingan dalam memanfaatkan sumberdaya makanan di perairan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcFisheries and Marine Scienceid
dc.subject.ddcAquatic Resources Managementid
dc.titleMakanan ikan kaca (Parambassis spp.) di Waduk Cirata, Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordindeks preponderanceid
dc.subject.keywordCirata Reservoirid
dc.subject.keywordfood habit of Glassy fishid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record