| dc.description.abstract | Subsektor perkebunan khususnya kelapa sawit sebagai bagian dari sektor pertanian telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun dan kemudian mengalami fluktuasi setelah Indonesia mengalami krisis ekonomi pada tahun 1998. Sebagai salah satu produk perkebunan andalan Indonesia yang mempunyai keunggulan daya dukung komprehensif dan sifat produk yang bersaing serta memiliki akses dalam peningkatan pendapatan petani, peningkatan devisa negara, penyerapan tenaga kerja, dan penyediaan bahan baku untuk industri dalam negeri, produk kelapa sawit terbukti tahan dalam menghadapi krisis ekonomi yang melanda Indonesia.
Munculnya produsen-produsen baru yang kompeten dan adanya kenyataan yang menunjukkan produk CPO dan PKO memiliki prospek yang baik dalam subsektor perkebunan kelapa sawit, semakin meningkatkan persaingan pada industri ini. Dengan demikian hanya perusahaan dengan sistem manajemen yang baiklah yang akan mampu bertahan dan memenangkan persaingan dalam merebut pangsa pasarnya.
PT. Wana Sawit Subur Lestari (PT. WSSL) sebagai salah satu Perusahaan agroindustri perkebunan kelapa sawit dituntut harus mampu menciptakan dan menerapkan sistem pengembangan manajemen modern komprehensif yang terukur yang berlawanan dengan sistem manajemen konvensional, agar mampu bertahan dalam situasi multidimensional yang melanda Indonesia serta mampu menghadapi persaingan antar sesama produsen sejenis baik dalam maupun luar negeri dalam memenangkan pasaran lokal maupun internasional.
Balanced Scorecard sebagai salah satu alat manajemen yang tepat berguna untuk memberikan usulan dalam mengembangkan sistem manajemen modern yang komprehensif yang berguna tidak saja untuk mengukur sisi finansial perusahaan tetapi juga untuk mengukur sisi operasional perusahaan. Kegunaan Balanced Scorecard adalah selain untuk mengukur kinerja masa lalu juga digunakan untuk mengantisipasi perubahan masa yang akan datang sehingga bisa meningkatkan performance sesuai dengan perubahan tersebut. Ke-empat perspektif dalam Balanced Scorecard, keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran merupakan uraian dan upaya penerjemahan visi dan strategi perusahaan dalam terminologi operasional sehingga strategi makin membumi dengan parameter ukur yang mudah dilihat dan dicerna
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai konsep dan manfaat Balanced Scorecard, menentukan perkiraan biaya dan manfaat jika akan diterapkan Balanced Scorecard pada PT. Wana Sawit Subur Lestari dan pada perusahaan agribisnis secara umum, menentukan langkah-langkah persiapan penerapan Balanced Scorecard pada PT. Wana Sawit Subur Lestari, mengusulkan atau merekomendasikan pengembangan sistem manajemen PT. Wana Sawit Subur Lestari, dikaitkan dengan penerapan Balanced Scorecard. Secara keseluruhan ruang lingkup penelitian ini adalah memberikan perusahaan suatu sistem manajemen yang komprehensif dan berkesinambungan serta mampu memotivasi personel dalam..dst | id |