Show simple item record

dc.contributor.advisorArtika, I Made
dc.contributor.advisorSafira, Ukhradiya Magharaniq
dc.contributor.authorNabilla, Sharah
dc.date.accessioned2023-08-29T01:59:48Z
dc.date.available2023-08-29T01:59:48Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124409
dc.description.abstractSirih hijau (Piper betle L.) telah digunakan sebagai obat tradisional di berbagai daerah di Indonesia namun keragaman genetik sirih hijau belum terdata dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaman genetik sirih hijau dari etnis Singkil, Gayo Serbajadi, Baduy, Bandung, Hutan, Kalisusu, Kaledupa, dan Mekongga menggunakan marka Sequence Related Amplified Polymorphism (SRAP). DNA genom diisolasi lalu digunakan sebagai cetakan untuk PCR. Optimasi terhadap 16 kombinasi primer menghasilkan 7 kombinasi dengan amplifikasi tertinggi. Dendrogram jarak genetik menunjukkan koefisien kemiripan terendah sebesar 0.62 dan pola pengelompokan sirih hijau tidak berdasarkan asal genotipe. Populasi Singkil memiliki keragaman genetik tertinggi dan populasi Hutan memiliki keragaman genetik terendah. Nilai rerata keragaman genetik Nei (0.0985), indeks informasi Shannon (0.01459), dan persentase lokus polimorfik (25.81). Penelitian ini menemukan bahwa level keragaman genetik sirih hijau yang dianalisis rendah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcBiochemistryid
dc.titleAnalisis Keragaman Genetik Sirih Hijau (Piper betle L.) dari 8 Etnis Indonesia Berdasarkan Marka Sequence Related Amplified Polymorphism.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keyworddiversityid
dc.subject.keywordgeneticid
dc.subject.keywordgreen betelid
dc.subject.keywordSRAPid
dc.subject.keywordvarietyid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record