| dc.description.abstract | Tingkat pemanfaatan ikan hiu di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap
mengalami overfishing. Hiu tersebut didominasi oleh spesies hiu rawan dan
terancam dalam status daftar merah International Union for Conservation of
Nature (IUCN). Kompleksitas rantai distribusi hiu menyebabkan aktivitas
perdagangan melibatkan spesies hiu yang terancam. Tujuan penelitian ini adalah
mengidentifikasi alur perdagangan hiu, mendeskripsikan persepsi nelayan dan
pedagang terhadap IUCN dan pentingnya perlindungan terhadap spesies hiu yang
dilindungi, serta mengukur efektivitas pelabelan daftar merah IUCN. Penelitian
dilakukan di PPS Cilacap sejak Agustus sampai September 2022 menggunakan
metode wawancara dan observasi kepada nelayan, pedagang hiu, dan petugas
Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Analisis yang
digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa tren produksi perikanan hiu di PPS Cilacap mengalami penurunan dengan
17 spesies ikan hiu yang didaratkan selama 5 tahun terakhir. Aktivitas
perdagangan hiu membentuk 3 struktur rantai yang melibatkan nelayan, pengepul,
bakul besar, bakul kecil, industri pengolahan, perusahaan ekspor, konsumen lokal
hingga mancanegara. Persepsi nelayan menunjukkan bahwa nelayan belum
mengetahui tentang IUCN dan pentingnya perlindungan terhadap spesies hiu yang
dilindungi, sedangkan pedagang telah mengetahui IUCN dan pentingnya
perlindungan terhadap spesies hiu yang dilindungi. Implementasi pelabelan daftar
merah IUCN sudah berjalan efektif dengan persentase 72,22%. | id |