Show simple item record

dc.contributor.advisorWirnas, Desta
dc.contributor.advisorTrikoesoemaningtyas
dc.contributor.authorMardhiyyah, Rodhiyatan
dc.date.accessioned2023-08-02T07:00:15Z
dc.date.available2023-08-02T07:00:15Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122965
dc.description.abstractSorgum dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif menggantikan beras padi. Namun beras dari biji sorgum kurang disukai masyarakat. Karena itu diperlukan adanya perbaikan terhadap kualitas biji sorgum untuk memperoleh biji sorgum yang disukai oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan memperoleh pengetahuan tentang keragaman genetik dan seleksi pada karakter agronomi dan tipe waxy pada populasi F3 sorgum persilangan Pulut 3 x PI-150-20A. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2022 hingga November 2022 di Kebun BSIP Biogen, Cimanggu, Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata karakter kuantitatif yang beragam. Populasi F3 memiliki nilai tengah yang cenderung lebih kecil daripada kedua tetuanya. Aksi gen yang muncul yaitu epistasis komplementer dan epistasis duplikat dengan jumlah gen yang terlibat banyak pada mayoritas karakter. Heritabilitas arti luas dan koefisien keragaman genetik termasuk tinggi. Pengamatan tipe sorgum berdasarkan kadungan amilosa. Hasil dari pewarnaan biji menunjukkan bahwa populasi F3 sorgum persilangan Pulut 3 x PI-150-20A mayoritas bertipe waxy atau memiliki kandungan amilosa yang rendah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKeragaman Karakter Agronomi dan Sifat Waxy Populasi F3 Sorgum Hasil Persilangan Pulut 3 x PI-150-20Aid
dc.title.alternativeDiversity of Agronomic Characteristics and Waxy of F3 Sorghum Population from Pulut 3 x PI-150-20A Crossesid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordaksi genid
dc.subject.keywordepistasisid
dc.subject.keywordheritabilitasid
dc.subject.keywordiodine stainingid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record