| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mencoba mengetahui sebaran PPS Riau berdasarkan karakteristik pribadi, intensitas kegiatan, dan penilaian mereka pada publikasi Badan Litbang Pertanian, serta sejauh mana hubungan antara ketiga peubah tersebut. Penelitian dilakukan terhadap empat publikasi Badan Litbang Pertanian yang berbeda sifatnya, penilaian meliputi empat indikator yaitu: ketersediaan, penyajian, kemudahan dipahami, kegunaan, dan kesesuaian isi.
J Penelitian dirancang sebagai survai yang bersifat deskriptif, responden terdiri dari 50 orang PPS di Propinsi Riau, penarikan sampel dilakukan secara sensus, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengolahan data menggunakan analisis Khi-Kuadrat.
UH as ii peneli tian menunjukkan bahwa, sebagian besar responden sudah mengikuti pendidikan non formal dan memiliki jabatan fungsional Ajun Penyuluh Pertanian Madya. Keterdedahan pada media cetak lebih tinggi dibanding keterdedahan pada radio dan televisi dalam memperoleh informasi pertanian. Kegiatan yang paling banyak dilakukan adalah melatih/membimbing penyuluh dibawahnya. Kegiatan membuat karya tulis, mengikuti pertemuan, dan mengajar masih rendah. Pada umumnya PPS Riau menilai publikasi Badan Litbang
sesuai Pertanian dengan penyajiankeperluannya, nya menarik, tetapi isinya tidak berguna, selalu tersedia. mudah
Apabila dilihat dari jenis publikasinya, maka secara keseluruhan Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian memperoleh penilaian tertinggi diikuti oleh Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Seri Pengembangan dan Indeks Biologi dan Pertanian Indonesia. Hal ini disebabkan oleh sifat Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang ilmiah populer.
Beberapa karakteristik pribadi PPS Riau yang berhubungan nyata dengan penilaian pada publikasi Badan Litbang Pertanian adalah: jabatan fungsional, frekuensi kunjungan ke sumber informasi, lokasi/jarak ke sumber informasi, dan intensitas kegiatan. sedangkan yang berhubungan sangat nyata adalah: pendidikan non formal, dan masa kerja. Intensitas kegiatan berhubungan nyata dengan penilaian terhadap publikasi. Apabila dilihat masing-masing kegiatan, ternyata bahwa membuat karya tulis, mengajar, dan melatih/membimbing penyuluh dibawahnya mempunyai hubungan nyata dengan penilaian pada publikasi kecuali kegiatan pertemuan. Sedangkan karakteristik pribadi yang berhubungan sangat nyata dengan intensitas kegiatan hanya pendidikan non-formal, yang berhubungan nyata adalah: jabatan fungsional, masa kerja, dan lokasi/jarak ke sumber informasi. | id |