Kebutuhan luas minimum tanah pertanian: studi kasus Kabupaten Lebak
| dc.contributor.advisor | Kooswardhono, M; | |
| dc.contributor.advisor | Sandy, I Made; | |
| dc.contributor.advisor | Suratmo, F. Gunarwan; | |
| dc.contributor.author | Situmorang, K. | |
| dc.date.accessioned | 2023-07-16T04:06:13Z | |
| dc.date.available | 2023-07-16T04:06:13Z | |
| dc.date.issued | 1984 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122007 | |
| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari luas mi- nimum lahan pertanian dikaitkan dengan Undang-undang No.56 Prp. Tahun 1960. Penelitian yang dilakukan merupakan studi kasus di Kabupaten Lebak. Undang-undang telah menetapkan luas minimum lahan sawah dan lahan tegalan untuk memenuhi taraf kebutuhan satu keluarga untuk hidup layak seluas dua hektar diseluruh Indonesia. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah perbedaan lingkungan fisik, sosial ekonomi dan teknologi menyebabkan perbedaan produktivitas lahan dan dengan demikian akan menyebabkan perbedaan luas minimum lahan pertanian. ... | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.subject.ddc | Agroindustry | id |
| dc.subject.ddc | Land use | id |
| dc.title | Kebutuhan luas minimum tanah pertanian: studi kasus Kabupaten Lebak | id |
| dc.type | Thesis | id |
