| dc.description.abstract | Kecamatan Panti adalah salah satu dari 8 kecamatan
yang ada di kabupaten Pasaman propinsi Sumatera Barat,
pada.tahun 1989 tercatat luas areal tanam padi sawah di
wilayah tersebut adalah 10.505 hektar dan jumlah
produksi padi sebanyak 32.403 ton dengan tingkat
produksi rata-rata 3,08 ton per hektar. Tingkat produksi
padi ini masih sangat rendah bila dibandingkan dengan
tingkat produksi padi di wilayah lain.
Secara teknis usaha tani padi sawah, salah satu
faktor produksi yang terpenting untuk neningkatkan
produksi padi adalah menggunakan pupuk. sesuai dengan
dosis yang dianjurkan, disamping syarat-syarat teknis
lainnya seperti bibit, obat-obatan, irigasi dan lainlain.
Pada tahun yang sama yakni tahun 1989 realisasi
penggunaan pupuk untuk usahu tuni padi sawah di
kecamatan Panti Kabupaten Pasaman rata-rata baru
mencapai 40,64 Z duri jumlah yang diajurkan oleh Dinas
Pertanian Tanaman Pangan propinsi Sumatera Barat. Dengan
demikian diperkirukan salah sutu penyebab rendahnyu
produksi padi sawah di wilayah tersebut.
Pada bulan Desember 1991 sampai Pebruari 1992
dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui
pengaruh luas lahan sawah, tingkat pendidikan keluarga
petani, intensitas penyuluhan, tingkat pendapatan dan
sikap terhadap teknologi bagi penggunaan pupuk untuk
usaha tani padi sawah di kecamatan Panti kabupaten
Pasaman. Penelitian juga dilakukan untuk melihat tingkat
pendapatan petani di wilayah tersebut.
Hasil penelitian penunjukkan bahwa jumlah penggunaan
pupuk usaha tani padi sawah di kecamatan Panti kabupaten
Pasaman masih jauh dari yang direkomendasikan oleh Dinas
Pertanian Tanaman Pangan propinsi Sumatera Barat, dimana
jumlah penggunaan pupuk urea untuk usaha tani padi sawah
rata-rata sebanyak 64, 7895 Kg per hektar a tau 43, 19
persen dari yang dianjurkan. | id |