Partisipasi petani dalam rehabilitasi irigasi kecil: suatu kasus di Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat
Abstract
F'enel i tian ini berusaha memahami Partisipasi Petani
beserta berbagai subjek lainnya yang terkait dalam
kegiatan rehabilitasi irigasi pada proyek Penggulangan
Kerusakan Irigasi Desa dan proyek PIK (Penyerahan Irigasi
kecil). Terdapat lima hal pokok yang dipelajari, yaitu:
Untuk memperoleh informasi dari kelima masalah tersebut,
digunakan pendekatan kualitatif dengan teknik
wawancara. Wawancara dilakukan terhadap 32 petani
responden yang dipilih seeara aeak pada kedua daerah
irigasi (daerah irigasi desa Dalam Kato dan daerah irigasi
PiK Joho) dan terhadap sejumlah informan kunci yaitu;
pelaksana birokrasi atas-desa, pemerintah desa, pemimpin
tradisional-konsultan teknis dan sosial, serta f:on traktor-.
Petani terdiri dari dua strata menurut status sosial
yaitu; lapisan atas dan lapisan bawah. status sosial
ditentukan berdasarkan ukuran masyarakat; suku asal,
penguasaan tanah kaum~ dan hubungan dengan pemimpin adat.
a. keikutsertaan pelaksana birokrasi atas-desa dalam
pelaksanaan rehabilitasi irigasi keeil, b. keikutsertaan
pemerintahan desa dan pemimpin tradisional desa dalam
pelaksanaan rehabi I i tasi ir-igasi keeil, c. partisipasi
petani dalam rehabilitasi irigasi keeil, d. pengaruh
faktor sosial, ekonomi, dan budaya terhadap tingkat partisipasi
petani dalam rehabilitasi irigasi kecil, dan e.
pengaruh intervensi terhadap kelembagaan pengelolaan
irigasi kecil (irigasi desa dan irigasi PIK).
Partisipasi dianalisa dengan keterlibatan subjek pada
aspek-aspek; a) pengambilan keputusan, b) implementasi, c)
penilaian atas manfaat, serta d) evaluasi. Untuk partisipasi
petani diupayakan pendekatan kuantitatif, sedangkan
partisipasi subjek lain (birokrasi atas-desa, pemerintah
desa dan pemimpin tradisional desa) digunakan pendekatan
k.ualitatif yang mengacu pad a empat aspek
tersebut.
Collections
- MT - Human Ecology [2407]
