Show simple item record

dc.contributor.advisorKusmana, Cecep
dc.contributor.advisorSoekmadi, Rinekso
dc.contributor.authorSyarief, Yan Shofian
dc.date.accessioned2023-06-26T11:33:47Z
dc.date.available2023-06-26T11:33:47Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120238
dc.description.abstractCagar Alam Pulau Dua merupakan daerah yang berperan penting sebagai habitat berbiak koloni burung air. Akibat bersatunya Pulau Dua dengan daratan Pulau Jawa secara alami, menyebabkan gangguan kegiatan manusia meningkat, sehingga diperlukan strategi pengelolaan. Penelitian dilakukan di kawasan Cagar Alam Pulau Dua pada bulan Januari hingga bulan Agustus 2004 dengan metode survei. Pada saat ini jenis-jenis burung yang mendominasi kawasan Cagar Alam Pulau Dua adalah Bubulcus ibis (kuntul kerbau), Egretta garzetta (kuntul kecil), Ardeola speciosa (blekok sawah), Nycticorax nycticorax (kowak malam) dan Casmerodius albus (kuntul besar). Secara umum habitat burung air di Cagar Alam Pulau Dua terdiri atas tiga sub-habitat: vegetasi mangrove, vegetasi tanah kering dan lumpur ketam. Permasalahan pada pengelolaan kawasan Cagar Alam Pulau Dua sebagian besar karena aktifitas manusia, antara lain perburuan, pengambilan kayu bakar dan kegiatan wisata masal. Prioritas strategi yang seharusnya dilakukan dalam pengelolaan Cagar Alam Pulau Dua sebagai habitat burung air adalah : Peningkatan pengawasan, pengamanan kawasan dan penegakan hukum.id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcNatureid
dc.subject.ddcNature reserveid
dc.titleStrategi pengelolaan kawasan cagar alam pulau dua sebagai habitat burung airid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordManagementid
dc.subject.keywordWaterbirdid
dc.subject.keywordKonservasi satwa liarid
dc.subject.keywordAnalisis SWOTid
dc.subject.keywordMasyarakat pesisirid
dc.subject.keywordEkosistem hutan mangroveid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record