Show simple item record

dc.contributor.advisorSibarani, Sudjana
dc.contributor.advisorRimbawan
dc.contributor.advisorSlamet, Dewi S.
dc.contributor.authorLatumahina, Matheus Ch. A.
dc.date.accessioned2023-06-21T02:14:24Z
dc.date.available2023-06-21T02:14:24Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119725
dc.description.abstractPenelitian bertujuan untuk: (1) Mempelajari pengaruh pemberian serat buah jambu mete dan gula aren terhadap Nilai gizi, dan nilai organoleptik dendeng ikan cucut teknologi surimi (2) Mempelajari pengaruh serat terhadap nilai biologi dendeng ikan cucut teknologi surimi. Penelitian ini dilakukan dari bulan Mei sampai Juli 1996. Analisis Laboratorium dilakukan di Balai Industri Ambon, meliputi kandungan zat gizi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, dan kadar urea. Analisis serat makanan larut dan tidak larut dilakukan di Laboratorium Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga IPB. Sedangkan uji biologi yang meliputi daya cerna sejati operative, net protein utilization operative, nilai biologi operative, jumlah konsumsi ransum, total nitrogen intake, berat feses kering dan berat badan tikus, serta analisis kandungan nilai gizi dari serat jambu mete kering dilakukan di Laboratorium Penyakit Tidak Menular Badan Litbang Depkes Jakarta. Analisis asam amino dari produk dendeng ikan cucut berserat jambu mete 5 persen dilakukan di Laboratorium Kimia Terpadu IPB. Ikan cucut yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari PT. Minakartika Ambon. Buah jambu mete dan bumbu-bumbu diperoleh dari wilayah sekitar Kotamadya Ambon. Ikan cucut yang dijadikan surimi dan dibekukan pada lemari pendingin selama 2 minggu. Serat buah jambu mete diperoleh melalui proses penggilingan, pengukusan, pengepresan dan penjemuran dengan sinar matahari hingga kering. Selanjutnya surimi tersebut diolah menjadi dendeng ikan dengan ditambahkan serat buah jambu mete.. Dari penelitian ini, diperoleh 2 perlakuan dendeng ikan cucut terbaik yaitu dendeng ikan cucut berserat jambu mete 5 persen dengan penambahan gula aren 20 persen (A,) dan dendeng ikan cucut berserat buah jambu mete 10 persen dengan penambahan gula aren 15 persen (A2). Kemudian dilakukan analisis kandungan zat gizi yang meliputi: kadar air, kadar lemak, kadar abu, kadar serat makanan dan kadar urea. Juga dilakukan uji organoleptik produk dan pengujian protein secara biologi dengan menggunakan tikus percobaan yang meliputi parameter daya cerna sejati, NPU, BV secara operative dan pertambahan berat badan tikus yang diukur selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi serat buah jambu mete yang ditambahkan ke dalam dendeng ikan cucut teknologi surimi semakin rendah nilai daya cerna sejati, NPU dan BV serta pertambahan berat badan tikus. dst ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcDried fishid
dc.titlePengaruh Pemberian Serat Buah Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Terhadap Mutu Gizi Dendeng lkan Cucut Teknologi Surimi.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordIkan cucut teknologi Surimiid
dc.subject.keywordAnacardium occidentaleid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record