Show simple item record

dc.contributor.advisorZuhud, Ervizal AM
dc.contributor.advisorSiswoyo
dc.contributor.authorPutri, Ajeng Sujiah
dc.date.accessioned2023-06-20T06:32:07Z
dc.date.available2023-06-20T06:32:07Z
dc.date.issued2023-06-19
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119608
dc.description.abstractPemanfaatan sumberdaya tumbuhan dan hewan yang dilakukan masyarakat masih diterapkan masyarakat desa dalam bentuk kearifan lokal, dan pengetahuan tersebut diturunkan dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keanekaragaman tumbuhan dan hewan yang sudah dan belum dimanfaatkan, serta menganalisis bentuk pemanfaatan tumbuhan dan hewan berbasis kearifan lokal oleh masyarakat Kecamatan Lingga Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022 di tiga desa, yaitu Desa Pekaka, Desa Keton Dan Desa Teluk. Hasil penelitian menunjukan banyaknya keanekaragaman tumbuhan dan hewan ditemukan dari berbagai tutupan lahan, diantaranya diketahui sebanyak 366 spesies tumbuhan dari 103 famili dan diketahui 142 spesies hewan dari 96 famili. Bentuk pemanfaatan yang masyarakat lakukan masih bersifat tradisional, penggunaan tumbuhan banyak digunakan sebagai sumber pangan dan bahan obat. Spesies yang memiliki peran penting bagi masyarakat yaitu sagu (Metroxylon sagu), digunakan sebagai sumber karbohidrat dan kebutuhan lainnya. Sedangkan masyarakat memanfaatkan hewan sebagai sumber protein hewani, terutama yang didapatkan dari lautan. Kearifan lokal yang masyarakat lakukan, diantanya mengawetkan sumber pangan hewani dengan cara fermentasi dan pengeringan yaitu seperti belacan dan ikan asin.id
dc.description.abstractresources in the form of local wisdom, and this knowledge is passed down from generation to generation. This study aims to identify the diversity of plants and animals that have been and have not been used and to analyze the forms of utilization of plants and animals based on local wisdom by the people of East Lingga District. This research was conducted in July 2022 in three villages, namely Pekaka Village, Keton Village, and Teluk Village. The results showed a great diversity of plants and animals from various land covers, including 366 plant species from 103 families and 142 animal species from 96 families. The form of utilization that the community does is still traditional, and plants are widely used as a source of food and medicinal ingredients. Species that have an important role in the community, namely sago (Metroxylon sago), are used as a source of carbohydrates and other needs. Meanwhile, people use animals as a source of animal protein, especially those obtained from the ocean. The local wisdom that the community practices, among others, is preserving animal food sources utilizing fermentation and drying, such as belacan and salted fishid
dc.description.sponsorshipKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologiid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePemanfaatan Sumberdaya Tumbuhan dan Hewan oleh Masyarakat di Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riauid
dc.title.alternativeUtilization of Plant and Animal Resources by Communities in East Lingga District, Lingga Regency, Riau Islandsid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordPemanfaatan tumbuhanid
dc.subject.keywordPemanfaatan hewanid
dc.subject.keywordKearifan lokalid
dc.subject.keywordLinggaid
dc.subject.keywordpembangunan desaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record