| dc.description.abstract | Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Suwung berbatasan langsung (10 meter) dengan pemukiman, dengan luas areal efektif 14.7 ha. Lokasi ini menampung sampah Kodya Denpasar dan Kabupaten Badung, mencapai 1300 m3/ hari. Pengelolaan TPA dilakukan dengan sistem buang terbuka (open dumping). Sistem ini memudahkan penyebaran lindi (leachate) oleh air hujan, mengakibatkan pencemaran air tanah dan air sumur di sekitarnya
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh TPA Sampah Suwung terhadap kualitas air sumur penduduk yang bermukim di sekitarnya, (2) mengetahui hubungan antara indeks kualitas air sumur terhadap faktor lingkungan Qarak sumur dengan TPA, perbedaan musim, dan parameter air yang melampaui ambang batas atau kritis), dan (3) mempelajari keterkaitan antara pengelolaan sampah di TPA, terhadap aspek-aspek sosial-ekonomi bagi masyarakat yang memanfaatkan TPA sebagai lapangan pekerjaan.
Penelitian dilakukan di wilayah pemukiman sekitar TPA Suwung, Denpasar, pada bulan Agustus (musim kemarau) dan bulan Nopember (musim hujan) 1996. Sampel air sumur diambil pada dua stasiun yaitu bagian barat dan utara TPA, dengan jarak 0, 20, 40, 60 dan 80 meter dari TPA. Untuk data penunjang diambil sampel tanah dengan jarak 0, 40 dan 80 meter dari TPA. Data sosial ekonomi masyarakat diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh responden, dengan site·m acak berstratifikasi.
dst... | id |