Show simple item record

dc.contributor.advisorDamayanthi, Evy
dc.contributor.advisorKustiyah, Lilik
dc.contributor.authorSurya, Silvirawati
dc.date.accessioned2023-06-14T05:32:18Z
dc.date.available2023-06-14T05:32:18Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119067
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman bekatul dan penyuluhan gizi terhadap status antioksidan dan gaya hidup penderita kista payudara. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi status kista payudara responden, (2) Menganalisis pengaruh intervensi pemberian minuman bekatul terhadap perubahan ukuran lesi kista pada responden, (3) Menganalisis pengaruh intervensi pemberian minuman bekatul terhadap kadar α- tokoferol antioksidan plasma, (4) Menganalisis pengaruh intervensi pemberian minuman bekatul terhadap aktivitas antioksidan total plasma responden, (5) Menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap keragaman konsumsi dan aktivitas fisik responden, dan (6) Menganalisis faktor-faktor resiko yang berhubungan dengan kista payudara pada responden. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian “Studi Pengaruh Pemberian Jus Tomat dan Bekatul terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Wanita Penderita Kelainan Payudara di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta”. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2009 sampai dengan bulan April 2010. Penelitian ini menggunakan desain penelitian experimental design yaitu percobaan lapang (field experiment) dengan menggunakan pendekatan one group pretest posttest. Pemilihan responden dilakkan secara purposive. Responden dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kista sebanyak 10 orang dan kelompok non-kista sebanyak 10 orang. Jenis data yang yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer yang dikumpulkan mencakup: (1) karakteristik sosial demografi responden (umur, status pernikahan, pekerjaan, pendapatan, pendidikan, besar keluarga), (2) data kesehatan meliputi keluhan, riwayat kesehatan, riwayat reproduksi seperti menarche, penggunaan kontrasepsi dan paritas, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, (3) gizi dan pangan, meliputi status gizi (pengukuran BB, TB, IMT), konsumsi serta pengetahuan dan sikap gizi kesehatan terkait dengan resiko kanker, (4) biokimia darah, meliputi kadar antioksidan dan aktivitas antioksidan. Data sekunder mencakup data keadaan umum lokasi penelitian. Responden merupakan wanita yang berusia di atas 19 tahun dan pernah melakukan pemeriksaan payudara di RS. Kanker Dharmais, Jakarta. Rata-rata usia responden secara keseluruhan adalah 43.7 ± 8.2 tahun. Kisaran usia pada kelompok non-kista adalah 39-57 tahun dengan rata-rata usia responden adalah 47.9 ± 6.3 tahun, sedangkan usia responden kelompok kista berkisar antara 26-49 tahun dengan rata-rata usia 39.5 ± 8.0 tahun. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara usia responden pada kelompok nonkista dengan kelompok kista. Hasil uji korelasi Spearman juga menunjukkan adanya hubungan antara status kista dengan usia responden (p < 0.05; r = -0.478). Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan terbalik antara status kista dengan usia responden, semakin tua usia responden maka kemungkinan memiliki kista payudara semakin rendah.....dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Argicultural University (IPB)id
dc.subject.ddcPharmacologyid
dc.subject.ddcMedicinal alternatifid
dc.titlePengaruh Pemberian Minuman Bekatul dan Penyuluhan Gizi terhadap Status Antioksidan dan Gaya Hidup Penderita Kista Payudaraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordBreast cystid
dc.subject.keywordα-tocopherolid
dc.subject.keywordrice branid
dc.subject.keywordnutrition educationid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record