View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Rehabilitasi Mangrove di Pulau Nipah Berbasis Ekosistem Terpadu

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.607Mb)
      Date
      2006
      Author
      Antoh, Alfred Alfonso
      Soedharma, Dedi
      Santoso, Nyoto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pulau Nipah merupakan unit ekosistem pulau kecil dan merupakan pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan Negara Singapura. Memperhatikan kondisi pulau Nipah dan potensi sumberdaya yang terkandung di dalamnya, maka perlu pengkajian karakteristik sumberdaya, kesesuaian penggunaan dan upaya pelestariannya termasuk upaya rehabilitasi mangrove. Pengkajian karakteristik lingkungan dilakukan dengan pengumpulan data primer ekosistem terumbu karang, padang lamun, komunitas mangrove, sifat fisik kimia air, hidro-oseanografi, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar. Analisis SWOT dan analisis spasial dilakukan untuk mengetahui kesesuaian penggunaan sumberdaya pulau Nipah dan penentuan site/lokasi rehabilitasi mangrove. Sedangkan uji statistika dilakukan untuk mengetahui kesesuaian jenis tumbuhan mangrove, media tanam dan desain konstruksi rehabilitasi mangrove. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tumbuhan jenis Perepat (Sonneratia alba), Api-api (Avicennia marina) dan Bakau (Rhizophora stylosa) bisa ditanam pada lokasi yang direncanakan, namun demikian jenis perepat dan api-api diperkirakan merupakan jenis yang paling memiliki vigourness (tahan hingga menjadi tanaman dewasa), sedangkan desain konstruksi rehabilitasi perlu menggunakan media tanah Alluvial dan Podsolik diurug dengan ketinggian optimal adalah pada level yang setara dengan ketinggian teras setinggi 80-120 cm dari benchmark (0 cm terhadap benchmark = 1,49 m dpl) atau ketinggian 2,29-2,69 m dpl dengan pembangunan tanggul masif (beton) di bagian Utara dan tanggul batu belah di bagian Barat lokasi rehabilitasi mangrove seluas 11.7 ha. Jenis lamun, memiliki potensi keanekaragaman yang cukup rendah, dan terumbu karang memiliki keanekaragaman jenis yang cukup sedikit, namun demikian menyebar di sekitar pulau cukup baik. Untuk mendukung rehabilitasi mangrove di pulau Nipah, peran serta masyarakat secara aktif sangat diperlukan dengan tetap mempersiapkan sistem kelembagaannya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/118867
      Collections
      • MT - Fisheries [3210]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository