| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mempelajari tingkat, pola dan proses mobilitas penduduk transmigran, serta dipelajari juga hubungan karakteristik demografi, sosial, dan ekonomi dengan persepsi pertanian, dan hubungan akses informasi dan transportasi dengan persepsi mobilitas, kemudian dipelajari juga hubungan persepsi pertanian dan mobilitas dengan pelaksanaan mobilitas, serta dipelajari dampak mobilitas penduduk terhadap peningkatan kesejahteraan rumahtangga. Data primer dikumpulkan melalui sensus kecil terhadap 660 KK di desa Pekik Nyaring dan wawancara dengan 224 responden yang mewakili 98 rumahtangga sebagai sampel. Mereka terdiri dari 44 rumahtangga bukan pelaku mobilitas dengan jumlah responden 95 orang dan 54 rumahtangga pelaku mobilitas dengan jumlah responden 129 orang. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh anggota rumahtangga yang berusia 15 tahun ke atas dan telah bekerja mencari nafkah. Data skunder dikumpulkan dari instansi-instansi dan pihak yang terkait dalam penelitian ini. Untuk mengetahui hubungan antar variabel yang diteliti digunakan analisis kuantitatif dengan uji Khi-Kuadrat, kemudian dilakukan juga analisis kualitatif untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, mobilitas penduduk transmigran di desa Pekik Nyaring telah lama berlangsung, sejak ditempatkannya transmigran pertama, tepatnya tahun 1956, dan dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Sampai sekarang tingkat mobilitas penduduk mencapai 61,1 persen. | id |