Show simple item record

dc.contributor.advisorWiryawan, Budy
dc.contributor.advisorMustaruddin
dc.contributor.authorFuadi, Afdhal
dc.date.accessioned2023-05-19T08:10:00Z
dc.date.available2023-05-19T08:10:00Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117738
dc.description.abstractIkan layang (Decapterus spp) merupakan salah satu sumber daya perikanan pelagis kecil yang sangat penting di Indonesia terutama di Kabupaten Pidie Jaya. Daerah penangkapan ikan selalu dalam keadaan berubah dan berpindah tempat dengan cara mengikuti perubahan kondisi lingkungan sebagai akibat dari perubahan musim, secara alamiah ikan akan memilih habitat yang lebih sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. Nelayan di Pidie Jaya dalam menentukan daerah penangkapan ikan hanya dengan cara melihat tanda-tanda alam yang dipelajari secara turun temurun, sehingga dengan cara tersebut kurang efektif dalam usaha penangkapan ikan. Penggunaan citra satelit telah terbukti memainkan peran kunci dalam pengkajian oseanografi perikanan dan selanjutnya dapat digunakan untuk memprediksi daerah penangkapan ikan layang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah hasil tangkapan dan ukuran panjang ikan layang, menentukan penyebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut, menentukan pengaruh klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan layang. Membuat peta pendugaan daerah penangkapan ikan layang potensial di perairan Aceh sekitar Pidie Jaya dilakukan dengan citra satelit ground truthing hasil tangkapan disertai titik koordinat lokasi penangkapan ikan layang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan cara mengikuti langsung ke daerah penangkapan ikan dan wawancara terhadap nahkoda kapal mini purse seine. Analisis yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah analisis CPUE temporal dan spasial, analisis pengukuran panjang ikan layang, analisis citra satelit (klorofil-a, suhu permukaan laut dan produktivitas primer), dan analisis pendugaan daerah potensial penangkapan ikan layang. Hasil tangkapan ikan layang di perairan Aceh sekitar Pidie Jaya pada bulan September sampai dengan bulan November mencapai 89 766 kg. Hasil tangkapan ikan layang paling banyak tertangkap pada tanggal 08 sampai 15 Oktober dengan konsentrasi klorofil-a rata-rata 0.42 mg/m3 dan pada suhu rata-rata 28.90 °C, sedangkan hasil tangkapan paling rendah terjadi pada tanggal 22 sampai 29 September pada konsentrasi klorofil-a 0.24 mg/m3 dengan suhu rata-rata 31.30 °C. Ukuran panjang rata-rata ikan layang yang tertangkap selama bulan September sampai November adalah 18.3 cm. Pengaruh klorofil-a terhadap hasil tangkapan ikan layang menunjukkan adanya korelasi yang kuat dengan arah hubungan yang bersifat positif sebesar 34.42 %, sedangkan pengaruh suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan layang menunjukkan adanya korelasi yang cukup berpengaruh dengan arah hubungan bersifat negatif sebesar 12.96 %. Daerah penangkapan ikan layang potensial berada pada laut lepas pantai yang berjarak dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) ke daerah penangkapan ikan > 6 mil laut.id
dc.language.isoidid
dc.titleVerifikasi Daerah Penangkapan Ikan Layang dengan Citra Satelit di Perairan Aceh Sekitar Pidie Jayaid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordCitra satelitid
dc.subject.keyworddaerah penangkapanid
dc.subject.keywordikan layang, Pidie Jayaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record