Keterkaitan Sistem Sosial-Ekologi Budidaya Rumput Laut (Eucheuma cottonii) di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Serang, Banten
Abstract
Desa Lontar merupakan daerah yang berpotensi untuk menjadikan sektor produksi unggul bidang perikanan khususnya budidaya rumput laut. Pengelolaan yang tepat sangat dibutuhkan mengingat bahwa komoditas rumput laut menjadi sumberdaya potensial. Penelitian ini bertujuan mengaitkan empat komponen sosial-ekologi dan menentukan faktor pengelolaan kegiatan budidaya rumput laut di Desa Lontar. Pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive samping. Analisis data yang digunakan yaitu konektivitas sosial-ekologi dan Partisipatory Prospective Analysis (PPA). Keterkaitan sistem sosial-ekologi budidaya rumput laut di Desa Lontar memiliki hubungan positif, negatif dan positif negatif. Hasil PPA menunjukan terdapat lima aspek pengelolaan budidaya rumput laut yaitu harga, jumlah produksi, lama budidaya, lokasi budidaya dan kualitas air. Solusi yang tepat untuk direalisasikan yaitu membentuk kelompok budidaya, penyediaan bibit unggul, penyediaan fasilitas penunjang budidaya dan melalukan pelatihan budidaya.
